fbpx
Featured

Manfaat Retinoic Acid untuk Mengatasi Jerawat!

Saat mendengar skin care atau produk perawatan kulit yang berperan terhadap jerawat atau menyamarkan tanda penuaan pasti kamu akan mendengar dua bahan yaitu retinol dan juga retinoic. Memang keduanya ini memiliki fungsi yang sama namun kedua bahan ini memiliki perbedaan.

Apa Retinoic Itu?

Retinoic ini sangat terkenal di kalangan dokter kulit dan kelamin di Indonesia. Senyawa kimia merupakan kelompok turunan vitamin A yang mana memiliki bahan aktif kandungan di dalam berbagai macam produk perawatan kulit. Tugas dan fungsi dari retinoic ini sendiri adalah mengatur pertukaran sel kulit dan juga lapisan kulit paling atas. Retinoic ini akan merangsang sel kulit yang baru, sel itu akan tumbuh, kemudian berganti dan mati.

Sebelum digunakan untuk jerawat, retinoic acid terkenal sebagai senyawa yang bisa digunakan untuk menyamarkan penuaan kulit. Ia akan menghambat proses pemecahan kolagen dan juga menebalkan lapisan kulit yang mana lebih dalam agar tanda penuaan tidak muncul.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Mudah

Pemakaian retinoic acid untuk jerawat ini digunakan pada tahun 1971. Barulah setelah itu retinoic ini sangat disukai dalam dunia skin care untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit. Bahan beberapa krim retinoic super harus menggunakan resep dokter. Cream tersebut juga tidak dijual bebas.

Cara Penggunaan Retinoic untuk Jerawat

Sudah banyak yang mengenal retinoic acid ini untuk penggunaan jerawat namun hanya sedikit saja yang tahu bagaimana cara penggunaannya untuk mengatasi jerawat. Berikut ini adalah cara penggunaannya yang tepat:

  • Bersihkan wajah kamu terlebih dahulu, disarankan untuk melakukan double cleansing.
  • Setelah itu kamu bisa menggunakan semua rangkaian produk perawatan kecantikan kamu yang bisa digunakan.
  • Tunggu selama 15 menit.
  • Oleskan krim mengandung retinoic acid secara tipis sebelum tidur. Bagi yang berjerawat bisa ditempelkan ke jerawat.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Purging

Retinoic acid ini lebih efektif digunakan saat malam hari. Hal itu karena jika digunakan siang hari tidak akan efektif.  Retinoic acid ini tidak bisa digunakan oleh kamu yang memiliki alergi vitamin A, selain itu bagi yang memiliki riwayat diabetes melitus, kolesterol tinggi, fungsi hati dan juga ginjal penggunaannya harus hati-hati. Selain itu juga tidak bisa digunakan dalam luka yang terbuka. Dalam pemakaiannya retinoic acid ini tidak boleh dicampurkan dengan penggunaan AHA dan juga benzoil peroksida.

Manfaat Retinoic Acid untuk Wajah

Bagi penyuka skin care mungkin sudah banyak yang sudah tahu manfaat dari retinoic acid ini. Tapi bagi yang masih awam, mereka belum mengenal retinoic acid dan juga manfaatnya lebih jauh. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari retinoic acid:

1. Mengatasi Kerutan maupun Penuaan

Manfaat pertama yang bisa kamu dapatkan dari retinoic acid ini adalah mengatasi kerutan. Kerutan ini yang paling ditakuti oleh wanita dan juga pria. Saat kerutan sudah muncul tandanya usia sudah tidak muda lagi.

Karena kondisi saat ini begitu ekstrim, tidak jarang banyak yang mengalami penuaan dini dimana masih berusia 35 tahunan sudah mengeluhkan lipatan mata kendur, kerutan di sekitar kelopak mata dan sebagainya.

Jika kerutan sudah muncul maka hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatasinya atau menyamarkannya. Kamu bisa menggunakan retinoic acid ini untuk bisa merangsang sel-sel kulit baru. Di atas usia 35 tahun regenerasi kulit melambat sehingga dengan retinoic acid regenerasi sel kulit kamu menjadi lebih cepat.

Nyatanya, retinoic acid ini juga bermanfaat dalam merangsang pemecahan kolagen sehingga mampu menebalkan lapisan kulit sehingga mencegah tanda-tanda penuaan terjadi. Retinoic acid juga sangat bermanfaat dalam mengatasi hiperpigmentasi yang sering diakibatkan oleh pertambahan usia. Hiperpigmentasi sering diakibatkan oleh bintik hitam dan retinoic acid bisa menghilangkannya.

2. Ampuh Mengatasi Jerawat

Retinoic acid ini juga sangat ampuh dalam mengatasi jerawat. Obat atau senyawa ini mampu mengatasi jerawat ringan sampai parah. Senyawa ini mampu membuka penyumbatan pori-pori sehingga bisa menyerap zat lain dengan baik sehingga manfaatnya akan jauh lebih optimal. Pemakaian skin care yang kurang optimal ini juga bisa disebabkan oleh pori yang tersumbat sehingga dengan retinoic acid ini pori-pori terbuka dan siap menyerap semua zat yang dioleskan ke permukaan kulit kamu.

Gunakan Krim mySkin untuk Atasi Masalah Kulit Kamu

Kamu yang sering mengalami masalah jerawat, komedo, mencegah dan mengatasi penuaan, mendambakan kulit cerah dan mulus bisa menggunakan Macneficent Cream dari mySkin. Cream mySkin mengandung retinoic acid yang terbukti mampu mengatasi berbagai macam masalah kulit kamu secara optimal.

Coba Konsultasi dengan Dokter

Konsultasi gratis untuk mengetahui masalah kulit wajah jamu

Untuk mendapatkan cream ini harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu, agar dokter bisa mengetahui kondisi kulitmu. Dokter juga bisa memberikan resep cream mengandung retinoic acid dengan dosis sesuai dengan kebutuhan sehingga sangat aman untuk kamu gunakan.

Untuk mendapatkan cream dari mySkin, kamu bisa selfie dan juga menjawab beberapa pertanyaan tentang kulit kamu di website mySkin. Dengan hal ini bisa membantu dokter kulit untuk memberikan rekomendasi cream yang tepat untuk kulit kamu.

Demikianlah informasi menarik untuk mengenal retinoic acid yang sangat ampuh dalam mengatasi jerawat dan berbagai macam masalah kulit lainnya, kamu bisa menghubungi website mySkin atau menghubungi kontak untuk mendapatkan cream dari mySkin ini, hubungi sekarang dan rasakanlah manfaatnya.

Featured

Tingginya Stress Salah Satu Penyebab Jerawat Pada Wanita

Bagi seorang wanita hadirnya jerawat di kulit wajah bisa menjadi masalah yang serius dan menurunkan kepercayaan diri. Bagaimanapun kulit merupakan bagian yang sangat penting bagi kaum hawa dan harus selalu terlihat sempurna.

Walaupun biasanya jerawat lebih sering muncul pada remaja putri usia belasan namun faktanya masih banyak wanita dewasa di atas 20 tahun yang mengalaminya. Penyebab jerawat pada wanita bisa dipengaruhi psikologis. Contohnya tingginya tingkat stres.

Stress Menyebabkan Jerawat Pada Wanita

Faktor peningkatan stres berhubungan dengan peningkatan keparahan jerawat, Terutama akibat panas dan kelembaban udara. Pengaruh dari panas dan tingkat kelembaban dapat membuat bakteri berkembang sehingga jerawat makin meradang. Kondisi ini yang bisa memicu jerawat ringan hingga berat.

Berdasarkan infografis diatas maka bisa disimpulkan memang ada kaitan antara tingkat stres yang dialami wanita dengan munculnya jerawat di wajah. Kondisi tersebut diperburuk oleh faktor cuaca panas & tingkat kelembapan udara yang bisa mengakibatkan bakteri penyebab jerawat berkembang dan meningkatkan peradangan.

Metodologi

Mengutip berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal “Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology”. Penelitian dilakukan di fakultas kedokteran Universitas King Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi.

Melibatkan responden wanita sebanyak 144 berusia 22 hingga 24 tahun. Mereka diminta mengisi kuisioner yang akan digunakan untuk meneliti seberapa besar tingkat stres dan hubungannya dengan keparahan jerawat yang dialaminya.

Featured

Mengenal Apa itu Purging. Berapa Lama Prosesnya?

Purging ditandai dengan munculnya jerawat, pengelupasan kulit dan kulit terasa kering. Bagi sebagian orang, keadaan ini sangat menakutkan. Padahal, purging biasa terjadi saat mereka beralih menggunakan produk skincare atau krim wajah baru.

Apa itu Purging

apa itu purging
Happyknits

Purging adalah proses pembersihan sel kulit mati pada wajah sebagai reaksi dari penggunaan produk skincare baru. Pada saat wajah melakukan penyesuaian, zat berupa minyak pada wajah akan muncul terlebih dahulu. Minyak ini dapat menyumbat pori-pori sehingga akan menimbulkan jerawat.

Ciri-ciri purging pada masing-masing orang bisa berbeda-beda. Mulai dari kemunculan komedo terbuka atau blackhead, komedo tertutup atau whitehead, jerawat papula, jerawat pustula, hingga jerawat batu. Biasanya akan terasa nyeri saat disentuh. Selain kemunculan jerawat, purging juga ditandai dengan terjadinya pengelupasan kulit wajah dan kulit wajah terasa kering.

Setelah wajah mengalami proses purging, maka sel kulit wajah baru yang lebih sehat akan muncul ke permukaan dan kulit wajah tampak lebih bersih. Walau kadang bikin sebal dengan kemunculan jerawat purging tersebut, hasil akhirnya cenderung akan membuat anda puas dan gembira.

Penyebab Purging

Penyebab purging karena bahan-bahan kandungan aktif tersebut berfungsi untuk meregenerasi sel kulit wajah, atau pembersihan sel kulit mati untuk digantikan oleh sel kulit wajah baru yang kebih sehat.

Bahan-bahan itu antara lain adalah retinoid, alpha hydroxyl acid/ AHA dan beta hydroxyl acid/ BHA. Kandungan bahan aktif lainnya seperti benzoil peroksida, lactic acid, tazarotene dan vitamin C.

Bukan hanya kandungan aktif tersebut, beberapa prosedur medis, seperti chemical peeling dan tindakan laser juga bisa menimbulkan reaksi purging.

Berapa Lama Proses Purging?

Secara umum purging dapat terjadi selama 2 – 6 minggu, dan beberapa kasus lainnya bisa mengalami masa purging hingga 3 bulan. Apabila sudah melebihi masa 3 bulan, kamu patut mempertimbangkan bahwa itu merupakan suatu breakout. Dan kamu harus segera menghentikannya.

Lamanya proses purging bersifat individual, bahkan tidak semua orang akan mengalami proses purging. Hal ini disebabkan oleh beberapa individu mengalami reaksi terhadap salah satu atau beberapa komposisi kandungan bahan aktif pada produk skincare atau krim wajah.

Dalam kondisi ini, sebaiknya kamu segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit, terutama bila masa purging sudah mencapai 6 bulan. Kemungkinan produk skincare atau krim wajah yang anda gunakan tidak cocok bagi kulit wajah anda dan sebaiknya anda tidak perlu memaksakan diri untuk terus menggunakan produk tersebut.

Kandungan Bahan Aktif Penyebab Purging

Kandungan bahan aktif pada produk skincare atau krim wajah memiliki manfaat yang berbeda untuk kulit. Beberapa di antaranya juga berpotensi membuat kulit semakin parah sebelum akhrinya membaik seperti yang anda alami pada masa purging. Namun, tidak semua kandungan bahan aktif menyebabkan purging, ada beberapa kandungan tertentu yang ternyata dapat memicu terjadnya purging.

Kandungan bahan aktif yang menyebabkan terjadinya purging adalah kandungan yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat penggantian sel kulit wajah. Beberapa kandungan itu anatara lain, Alpha Hydroxyl Acid/ AHA dan Beta Hydroxyl Acid/ BHA, vitamin C, retinoid, dan benzoyl peroxide.

AHA dan BHA merupakan kandungan umum yang ditemukan pada berbagai produk exfoliator. AHA berfungsi untuk membersihkan komedo tertutup atau whitehead dan BHA bermanfaat untuk membersihkan komedo terbuka atau blackhead.

Vitamin C sering ditemukan di dalam serum dan memiliki manfaat untuk menghilangkan tanda-tanda penuaan serta memudarkan noda hitam. Sedangkan benzoyl peroxide biasa digunakan dalam skincare atau krim wajah untuk kulit berjerawat. Persamaan dari semua kandungan ini bersifat asam (acid) dan bisa mendorong terjadinya pergantian sel kulit mati menjadi sel kulit wajah baru yang lebih sehat.

Ada Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui:

1. Gunakan Produk Skincare Secara Bertahap

Purging terjadi pada fase awal penggunaan skincare. Karena itu, aplikasikan produk secara bertahap, sedikit demi sedikit untuk meminimalisir terjadinya purging, terutama pada produk skincare dengan kandungan aktif retinoid dan zat eksfoliasi seperti yang akan dijelaskan di bawah.

2. Jangan Menyentuh atau Memencet Jerawat

Hindarilah kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat karena hal ini dapat memperparah kondisi jerawat sehingga membuat proses purging berlangsung semakin lama.

3. Oleskan Sunscreen atau Tabir Surya

Sunscreen bila digunakan secara rutin dapat mempercepat proses purging. Terutama bagi anda yang selalu beraktivitas di luar ruangan. Sunscreen atau tabir surya dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun, anda harus memilih sunscreen yang tidak mengandung minyak serta berlabel noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori.

4. Hindari Skincare yang Dapat Mengelupas Kulit

Cara mempercepat proses purging adalah dengan menghindari penggunaan produk skincare atau krim wajah yang dapat mengelupas kulit. Kondisi ini dapat memperburuk kulit yang sedang mengalami regenerasi atau pergantian sel kulit. Skincare yang dapat mengelupas kulit biasanya mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida.

Featured

Niacinamide, Bahan Ajaib Yang Akan Membuat Kulit Tampak Bersinar!

Niacinamide Salah satu bahan yang seringkali ada di dalam skincare dapat membantu banyak sekali orang yang memiliki permasalah pada kulit, terutama pada bagian wajah seperti beruntusan, jerawat, warna kulit tidak merata, dan masih banyak lagi lainnya.

Manfaat Niacinamide Untuk Wajah

Manfaat niacinamide untuk kesehatan kulit wajan bisa Kamu dapatkan bisa digunakan secara rutin dan tentunya sesuai anjuran dokter kulit.

Beberapa manfaat niacinamide adalah sebagai berikut:

1. Mengecilkan Pori-pori

Memiliki wajah dengan pori-pori yang terlihat samar sudah menjadi harapan setiap wanita sejak dulu. Produk dengan bahan niacinamide mampu menjaga kulit tetap lembab dan halus sehingga akan membantu mengecilkan pori-pori secara alami sehingga tampak samar.

2. Mengatasi Kemerahan dan Bercak Hitam

Dapat mengatasi kemerahan karena eksim, jerawat, hingga kondisi kulit inflamasi lainnya berkat kandungannya yang mampu mengurangi adanya peradangan.

3. Mengontrol Minyak

Selain cocok untuk kulit kering, produk dengan bahan unggulan ini juga sangat cocok untuk kulit berminyak sehingga tidak akan memproduksi minyak yang berlebih dan akan mendapatkan tingkat kelembapan yang sesuai.

4. Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari

Dapat meregenerasi sel kulit mati sekaligus melindungi dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet dan paparan sinar matahari. Hal ini akan sangat berguna bagi kamu yang memiliki aktivitas diluar ruangan setiap harinya.

5. Sebagai Anti Aging

Membantu mengurangi beberapa tanda kerusakan seperti tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan kerutan yang disebabkan oleh sinar matahari.

6. Mengobati Hiperpigmentasi

Bintik hitam yang ada di bagian tubuh terutama bagian wajah tentu akan sangat mengganggu dan butuh waktu yang cukup lama untuk mengatasinya. Dengan kandungan yang ada, produksi kolagen pada kulit bisa meningkat sehingga mampu mengatasi dan mengobati hiperpigmentasi pada kulit.

7. Mengatasi Jerawat

Dapat membantu mengatasi permasalahan jerawat mulai dari yang ringan hingga parah, terutama pada permasalahan jerawat yang sudah dalam bentuk peradangan seperti papula dan pustula. Jerawat akan kempes dengan sendirinya, dan pergerakan melanin pada bagian epidermis kulit bisa diperlambat.

8. Menjaga Kekebalan Kulit

Mampu membantu membangun keratin, yaitu sejenis protein yang bisa menjaga kulit agar tetap kencang dan sehat sehingga terhindar dari permasalahan atau penyakit kulit.

9. Melindungi Dari Stress Oksidatif

Mampu membangun sel-sel di dalam kulit dan melindunginya dari tekanan lingkungan seperti efek sinar matahari yang berbahaya dan polusi udara.

10. Mencegah Kanker Kulit

Penggunaan secara rutin disertai dengan mengonsumsi suplemen dapat mencegah risiko dari penyakit kanker kulit.

11. Mengurangi Produksi Sebum

Sebum yang merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat. Dengan penggunaan niacinamide mampu mengurangi produksi sebum yang ada pada kulit berminyak.

Kandungan Niacinamide

Niacinamide adalah salah satu bentuk dari vitamin B3 yang bisa kamu dapatkan dengan mengkonsumsi ikan salmon, daging ayam,telur, sayuran hijau, dan biji-bijian. Namun, penggunaan niacinamide akan berfungsi jauh lebih efektif digunakan dengan cara topical atau dioleskan secara langsung ke kulit wajah. Itu sebabnya, kenapa banyak sekali produk skincare dengan kandungan ini.

Penggunaan niacinamide secara topical tidak menimbulkan efek yang begitu mengiritasi. Hal inilah yang membuat bahan ini menjadi pilihan yang paling tepatbagi kamu yang memiliki kulit sensitif atau kering. 

Penggunaan niacinamide bisa memberikan efek menstabilkan fungsi pelindung kulit sehingga dapat membantu meningkatkan kelembaban dan mencegah adanya kerutan. Selain itu, bahan ini juga bisa membantu untuk mengurangi tampilan hiperpigmentasi.

Itu dia ke-11 manfaat dari penggunaan niacinamide untuk wajah. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan produk yang sudah terpercaya sehingga akan terhindar dari efek samping yang mungkin bisa terjadi. Penggunaan skincare biasanya akan mulai kamu rasakan mulai dari 4 hingga 8 minggu penggunaan. Jangan terlalu cepat memutuskan suatu produk skincare jelek atau bagus jika belum melewati masa itu yaa!

Apa Itu Obat Clindamycin, Manfaatnya Untuk Wajah & Cara Penggunaan

Clindamycin adalah obat untuk mengatasi infeksi karena bakteri, seperti jerawat dan radang. Hal tersebut juga berlaku karena munculnya jerawat berasal dari suatu proses infeksi juga, tetapi memang lebih banyak terjadi di daerah wajah.

Salah satu cara membunuh jerawat ialah dengan memakai antibiotik, pastinya banyak orang menanyakan terkait apa itu clindamycin. Dari segi penggunaan maupun khasiat harus dibedah lebih dalam tentunya.

Mengenal Apa Itu Clindamycin

Bagi Kamu yang penasaran apa itu Clindamycin, obat ini sebenarnya merupakan golongan antibiotik lincomycin. Clindamycin HCL atau bisa juga disebut Clindamycin hidroksiklorida ini pada umumnya dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit yang diakibatkan oleh bakteri aerob dengan gram positif. 

Beberapa penyakit yang umumnya bisa diatasi menggunakan Clindamycin hidroksiklorida diantaranya infeksi saluran pernafasan, infeksi tulang serta persendian, infeksi jaringan lunak, infeksi organ reproduksi wanita, terapi toksoplasmik ensefalitis untuk penderita HIV/AIDS, serta untuk mengatasi infeksi kulit. 

Pada poin inilah Clindamycin hidroksiklorida diklaim mampu mengatasi masalah jerawat, khususnya yang memang diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri. Infeksi kulit termasuk jerawat yang bisa diatasi oleh obat ini bisa dari level yang ringan hingga berat.

Manfaat Clindamycin Untuk Jerawat

Khusus jerawat, obat ini biasanya di resepkan dokter berbentuk obat oles atau topikal. Untuk obat oles atau topikal, manfaat Clindamycin hidroksiklorida ini memiliki beberapa peran. Adapun manfaat Clindamycin untuk jerawat antara lain:

1. Mengobati Jerawat yang Meradang

Salah satu manfaat obat Clindamycin adalah untuk mengobati jerawat meradang. Obat ini memiliki efek yang bersifat anti peradangan. Clindamycin membantu mengurangi gejala kemerahan pada jerawat yang tumbuh. 

Cara kerja obat Clindamycin hidroksiklorida adalah dengan meredakan gejala bengkak pada jerawat sehingga dapat mengurangi rasa nyeri pada area yang bengkak tersebut. Untuk mengatasi masalah jerawat yang meradang ini biasanya dokter akan meresepkan Clindamycin hidroksiklorida berupa salep oles atau topical. 

2. Membantu Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Pada kasus jerawat yang muncul akibat infeksi bakteri, tentu saja dibutuhkan obat yang dapat menghambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri agar kondisi jerawat tidak semakin memburuk.

Sebagai obat yang masuk golongan antibiotik, obat Clindamycin hidroksiklorida berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Sehingga selain dapat mencegah jerawat yang lebih parah, juga bisa mempercepat proses penyembuhan. 

Apabila peradangan jerawat terjadi di dalam jaringan kulit dalam, maka kemungkinan dokter akan meresepkan obat yang dapat diminum. 

3. Mencegah Timbulnya Jerawat yang Resisten Terhadap Bakteri

Proses penyembuhan jerawat menggunakan obat clindamycin memang cenderung lebih lama. Untuk mempercepat proses penyembuhan jerawat, umumnya dokter akan meresepkan clindamycin bersamaan dengan obat jerawat yang lainnya seperti benzoil peroksida atau retinoid. 

Clindamycin yang dipakai bersamaan dengan bahan aktif lain selain mampu mempercepat pengobatan juga dapat mencegah timbulnya jerawat yang resisten pada bakteri. 

Dapatkan Clindamycin

Konsultasi gratis dengan dokter spesialis untuk mendapatkan resep clindamycin untuk jerawat Kamu

Cara Kerja Clindamycin

Cara kerja clindamycin ialah memperlambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri pada kulit berjerawat. Dengan kemampuan ini clindamycin dapat mengatasi infeksi pada kulit.

Pastikan juga jauhkan dari jangkauan anak, karena obat ini memang hanya dipakai oleh orang dewasa saja.

Cara Penggunaan Obat Clindamycin

Segala jenis obat apalagi jenis antibiotik biasanya memiliki aturan penggunaan yang berbeda dengan jenis obat lainnya. Untuk pengobatan jerawat ada beberapa cara penggunaan obat clindamycin yang harus Kamu patuhi, diantaranya:

1. Pakai Obat Sesuai Resep dan Pada Jam yang Sama

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka patuhi resep yang sudah diberikan dokter sebelumnya. Selain itu, pastikan juga bahwa Kamu menggunakan obat tersebut pada jam yang sama setiap harinya. 

Contoh sederhananya jika Kamu mendapatkan resep pemakaian sehari sekali dan Kamu biasa menggunakan obat pada jam 8 pagi. Maka untuk pemakaian selanjutnya pastikan juga bahwa obat tersebut Kamu gunakan jam 8 pagi. 

Namun jika dokter memberikan resep pemakaian 2x sehari, maka berikan jeda 12 jam setiap kali pemakaian. Misalnya Kamu menggunakan obat jam 8 pagi, maka pemakain selanjutnya yaitu jam 8 malam, begitu juga seterusnya. 

2. Oleskan Obat pada Area yang Berjerawat Saja

Cara menggunakan obat clindamycin sebenarnya sangat mudah, yaitu hanya dengan mengoleskannya pada area kulit yang berjerawat. Karena sifat obat ini bukanlah untuk spot treatment maka pengolesan obat dilakukan di seluruh wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat. 

3. Minum Obat Sesuai Anjuran Dokter

Jika Kamu mendapatkan obat clindamycin dalam bentuk kapsul, maka konsumsi obat tersebut secara rutin sesuai resep dan jadwal yang diberikan oleh dokter. Pastikan juga kalau Kamu menghabiskan obat tersebut sampai habis. 

4. Pastikan Kamu Tidak Punya Alergi Obat

Biasanya saat akan menerima resep antibiotik dokter akan meminta informasi apakah Kamu punya alergi obat ataukah tidak. Kamu harus memberikan informasi yang jujur agar dokter dapat mempertimbangkan resep yang akan diberikan untuk pengobatan jerawat Kamu. 

5. Penggunaan Obat Haruslah Konsisten

Agar obat clindamycin dapat bekerja secara maksimal, maka Kamu harus konsisten dalam penggunaannya. Hindari penggunaan yang tidak teratur, karena hal ini dapat mengurangi efektivitas obat clindamycin. 

  1. Lanjutkan Pemakaian Meski Kulit Kamu Sudah Lebih Baik

Jika kondisi kulit atau jerawat Kamu sudah membaik, namun resep obat masih ada maka pastikan bahwa Kamu tetap menggunakan obat secara teratur. Penggunaan obat Clindamycin sama halnya dengan resep antibiotik lain, dimana resep yang sudah diberikan harus dihabiskan. 

Selain agar fungsi obat dapat dirasakan secara maksimal, penggunaan antibiotik harus dihabiskan supaya bakteri tidak menjadi resisten.

Efek Samping Clindamycin

Setiap obat apapun jenisnya tentu memiliki efek samping bagi penggunanya, termasuk juga obat clindamycin. Akan tetapi efek samping clindamycin pada pengobatan jerawat pada umumnya tidak terlalu berat atau serius. 

Berikut ini adalah beberapa efek samping dari penggunaan clindamycin pada pengobatan jerawat:

Efek Samping Umum 

Secara umum efek samping yang ditimbulkan oleh obat clindamycin dalam pengobatan jerawat antara lain:

  • Pengelupasan kulit yang terjadi dalam skala ringan.
  • Kulit akan menjadi kering dan terlihat bersisik.
  • Jika Kamu menggunakan clindamycin gel, Kamu mungkin akan merasakan sensasi terbakar pada kulit. 
  • Clindamycin gel juga mungkin akan memberikan efek menyengat namun hanya terasa ringan. 
  • Iritasi kulit ringan yang umumnya terjadi pada area yang diolesi obat.

Jika beberapa gejala efek samping ringan di atas terasa semakin berat atau parah, maka sebaiknya Kamu segera melakukan konsultasi pada dokter kulit Kamu. 

Efek Samping Serius

Selain menyebabkan efek samping umum, penggunaan obat clindamycin juga dapat memicu beberapa efek samping yang serius, diantaranya:

  • Mengalami sakit kepala yang cukup berat.
  • Kram perut.
  • Diare.
  • Buang air besar berdarah.

Meski kasus sejenis sangat jarang ditemui, akan tetapi jika Kamu mengalaminya jangan menunggu untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter secepat mungkin untuk menghindari hal buruk yang tidak diinginkan. 

Nah itulah ulasan mengenai obat clindamycin, manfaat, cara penggunaan dan juga efek samping yang ditimbulkan akibat pemakaiannya. Kamu sudah tidak bingung lagi bukan apa itu clindamycin? 

Mengenal Retinol, Manfaatnya untuk Wajah & Perbedaannya dengan Retinoic Acid

Pada banyak produk kecantikan khususnya perawatan wajah, Kamu mungkin kerap kali menemukan kandungan bahan aktif retinol. Kandungan retinol diklaim mampu memberikan banyak manfaat bagi kulit, beberapa diantaranya mengatasi jerawat, memperbaiki tekstur kulit, dan banyak lagi lainnya. 

Untuk Kamu yang penasaran apa itu retinol, apa manfaatnya dan bagaimana cara penggunaannya, berikut ini ulasannya untuk Kamu. 

Apa Itu Retinol?

Untuk Kamu yang sering penasaran dengan apa itu retinol, jadi ini merupakan salah satu zat yang dibuat atau diturunkan dari vitamin A. Dahulu kala sekitar tahun 1970-an, produk retinol banyak digunakan untuk mengobati masalah jerawat. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa retinol ini ternyata juga bisa membantu mengatasi penuaan. 

Hasil penelitian ini kemudian membawa retinol menjadi salah satu bahan utama dalam produk-produk kecantikan berbasis anti-aging. 

Retinol terbagi menjadi dua golongan, yakni:

  • Retinol yang dapat diperoleh bebas di apotek, beberapa jenisnya antara lain adapalene, retinaldehyde, retinol, dan retinyl palmitate. 
  • Retinol dengan menggunakan resep dokter, beberapa jenisnya diantaranya tazarotene, isotretinoin, dan tretinoin.

Perbedaan antara retinol yang bisa diperoleh bebas dengan resep dokter adalah kekuatan kandungannya. Beberapa jenis retinol yang harus didapatkan dengan resep dokter memang diketahui memiliki efek yang lebih kuat terhadap kulit Kamu. 

Nah, setelah Kamu paham apa itu retinol, sekarang saatnya untuk mengulik apa saja manfaat retinol untuk wajah.

Menilik Apa Saja Manfaat Retinol Untuk Wajah

Retinol yang diklaim mampu mengatasi masalah penuaan umumnya memang banyak digunakan oleh wanita yang usianya sudah menginjak kepala 3. Akan tetapi kalau Kamu ingin mencegah munculnya gejala penuaan dini, maka tidak ada salahnya juga menggunakan produk dengan bahan retinol dari usia 20-an.

Nah, lalu apa saja manfaat retinol untuk wajah? 

1. Membantu Mengatasi Jerawat

Retinol memiliki sifat dapat membantu membuka pori-pori kulit, sehingga dengan penggunaan bahan ini diharapkan obat jerawat akan mudah diserap. Efeknya tentu saja percepatan penyembuhan masalah jerawat yang Kamu hadapi.

Retinol juga dapat membantu mengurangi produksi minyak, sehingga selain untuk mengobati retinol juga berfungsi untuk mencegah munculnya kembali jerawat pada kulitmu. 

2. Menghentikan Munculnya Pigmentasi

Pigmentasi merupakan proses penggelapan kulit yang dapat mengakibatkan warna kulit yang tidak merata. Salah satu manfaat retinol adalah untuk membantu mencegah adanya pigmentasi ini. Berdasar beberapa penelitian ditemukan bahwa bahan aktif retinol dapat mengatasi masalah pigmentasi kulit yang disebabkab oleh paparan cahaya matahari.

Retinol bertugas untuk meningkatkan regenerasi sel pada kulit, selain itu juga menghambat produksi melanin. Kedua hal inilah yang dapat membuat kulit wajah Kamu menjadi lebih rata. Umumnya hasil warna kulit yang merata ini dapat dirasakan setelah Kamu menggunakan produk dengan bahan retinol selama 3 bulan secara rutin dan teratur. 

3. Membantu Meningkatkan Produksi Kolagen

Manfaat lain dari retinol adalah membantu meningkatkan produksi kolagen. Semakin banyak kolagen yang dihasilkan, maka semakin sedikit kemungkinan munculnya keriput dan garuis kerutan di wajah. 

Selain membantu memperbanyak produksi kolagen, retinol juga dapat menjaga agar kolagen tetap dapat berfungsi secara maksimal.

4. Membantu Menghilangkan Milia

Jika Kamu sering menemukan adanya benjolan kecil yang tumbuh di sekitar dahi, hidung atau kelopak mata maka itulah yang disebut dengan milia. Benjolan ini kadang kala sulit untuk dibersihkan, dan dibutuhkan obat khusus untuk mengatasinya. 

Kamu dapat memanfaatkan produk dengan bahan aktif retinol untuk mengatasi masalah milia ini. Bahan aktif ini akan membantu mengatasi masalah milia dan mencegahnya agar tidak tumbuh lagi. 

5. Membantu Membersihkan Pori-Pori Kulit

Retinol dapat membantu mengatasi kotoran yang menyumbat di pori-pori Kamu, mulai dari sisa make up, debu, kotoran, minyak, keringat dan lainnya.

Jika masalah ini bisa teratasi maka kulit Kamu akan lebih aman dari resiko munculnya jerawat. 

6. Dapat Mengatasi Rosacea

Rosacea merupakan masalah kulit yang memerah. Retinol dapat membantu mengatasi masalah rosacea dengan cara membantu mengalirkan darah sehingga menjadi lebih lancar. Menurut dokter ahli, penggunaan retinol untuk mengatasi rosacea ini dapat dilakukan sebanyak 1 – 2 kali dalam seminggu. Untuk memastikannya, Kamu perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit Kamu.

Retinol vs Retinoic acid

Kamu mungkin pernah mendengar tentang retinol dan juga retinoic acid, atau bahkan Kamu pernah berpikir bahwa keduanya sama. Baik retinol maupun retinoid ternyata berbeda satu dan yang lainnya, namun keduanya juga memiliki beberapa kesamaan. 

Persamaan Retinol dengan Retinoic Acid

Retinol dan retinoic acid merupakan produk yang sama-sama berasal dari vitamin A, sehingga dari segi manfaat dan cara penggunaannya memiliki kesamaan. 

Adapun beberapa kesamaan fungsi dari retinol dan retinoic acid diantaranya:

  • Bekerja dengan cara mengatur pergantian sel. 
  • Membantu menghambat tanda penuaan dengan cara menghilangkan garis halus di wajah dan juga kerutan. 
  • Membantu mengecilkan pori-pori.
  • Membersihkan dan mengatasi masalah jerawat.
  • Membantu membuat warna kulti menjadi lebih rata. 
  • Merangsang pertumbuhan atau produksi kolagen, sehingga mampu mencerahkan kulit wajah. 

Baik retinol dan retinoic acid keduanya sebaiknya memang digunakan saat malam hari, yaitu saat kulit Kamu sedang dalam masa perbaikan atau regenerasi. 

Perbedaan Retinol dengan Retinoic Acid

Meski memiliki beberapa kesamaan, retinol dan retinoic acid juga memiliki beberapa perbedaan, diantaranya:

  • Retinol dapat Kamu beli secara bebas di apotek, sedangkan untuk retinoic acid harus dibeli menggunakan resep dokter. 
  • Dibandingkan dengan retinol, rupanya retinoic acid memiliki kekuatan yang lebih kuat. Inilah sebabnya Kamu harus menggunakan resep dokter jika akan membeli retinoic acid. 
  • Retinol memiliki efek samping yang cukup ringan, sedangkan retinoic acid beresiko menyebabkan efek samping yang cukup berat. Pengguna retinoic acid mungkin akan merasakan efek samping seperti iritasi, sensasi kulit terbakar, sensitif pada sinar matahari, pengelupasan kulit dan sebagainya. 
  • Hasil pemakaian retinol akan terlihat lebih lama jika dibandingkan dengan hasil pemakaian dari retinoic acid. 

Retinol vs Retinoic Acid, Jenis Kulit yang Terbaik untuk Masing-Masing

Penggunaan retinol maupun retinoic acid harus disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing orang. 

  • Bagi Kamu memiliki kondisi kulit yang sensitif, maka sebaiknya gunakan retinol dengan dosis yang rendah, kemudian bertahap menggunakan dosis yang lebih tinggi.
  • Jika Kamu memiliki jenis kulit yang normal dan ingin mengatasi masalah jerawat, kerutan atau garis halus, maka Kamu bisa menggunakan retinol maupun retinoic acid. 
  • Jika Kamu ingin mencegah adanya tanda penuaan dini, maka paling baik menggunakan retinoic acid sejak usia Kamu menginjak pertengahan 20-an. 

Akan lebih baik jika Kamu melakukan sesi konsultasi terlebih dahulu agar penentuan penggunaan produk kecantikan dan perawatan lebih tepat sasaran. 

Nah sekarang Kamu sudah paham apa itu retinol, apa manfaatnya dan apa saja perbedaan dan persamaannya dengan retinoci acid bukan?

Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Jerawat

Salah satu masalah kulit yang paling menjengkelkan bagi kaum wanita adalah jerawat. Selain membuat kulit menjadi kusam dan tidak sehat, keberadaan jerawat yang terlalu banyak khususnya di area wajah tentu membuat Kamu tidak percaya diri. Untuk mengatasi masalah jerawat yang Kamu alami, tentunya Kamu harus tahu dulu apa itu jerawat, apa penyebabnya, jenis jerawat apa saja yang biasa muncul serta bagaimana cara mengobati dan mencegahnya. 

Pengertian Jerawat Itu?

Jerawat atau sering juga disebut acne merupakan salah satu jenis gangguan pada kulit yang umumnya disebabkan oleh produksi minyak atau sebum yang berlebihan. Minyak yang jumlahnya berlebih dan juga sel-sel kulit yang mati dapat menyumbat folikel rambut, yaitu tempat dimana rambut tumbuh. 

Hal ini kemudian mengakibatkan terjadinya penyumbatan pori-pori dan juga peradangan yang ditandai dengan adanya benjolan kecil di atas permukaan kulit. Pada beberapa kasus benjolan jerawat ini juga ada yang mengakibatkan munculnya nanah. 

Gangguan kulit berupa jerawat ini rupanya tidak hanya bisa muncul di bagian wajah, namun juga pada bagian tubuh lain seperti punggung, dada bagian atas, dan juga leher. 

Mengenal Jenis Jerawat yang Sering Kamu Alami

Tidak semua orang memiliki jenis jerawat yang sama, hal ini tentu pada akhirnya akan membuat jenis perawatan dan pengobatan yang berbeda juga. Untuk itu, Kamu perlu memahami beberapa jenis jerawat berikut ini:

1. Komedo Tertutup atau Whitehead

Whitehead merupakan jenis jerawat yang ditandai dengan adanya benjolan kecil berwarna putih. Penyebabnya sudah pasti minyak dan juga sel mati yang menutup seluruh bagian permukaan atas pori-pori kulit Kamu.

Jenis jerawat whitehead atau komedo tertutup umumnya memang lebih sulit diobati. Hal ini disebabkan oleh tertutupnya seluruh permukaan atas pori-pori. 

2. Komedo Terbuka atau Blackhead

Jenis jerawat yang satu ini umumnya muncul di area hidung, yaitu berupa benjolan kecil yang warnanya hitam. Jika jerawat ini muncul di wajah Kamu, itu artinya pori-pori kulit Kamu sedang tertutup sebagian oleh minyak dan juga sel kulit mati. 

Pori-pori bagian atas tertutup sebagian, sedangkan sebagian lainnya tidak tersumbat. Hal inilah yang membuat karakter jerawat blackhead tampak hitam di permukaan kulit Kamu. Jerawat ini tidak menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada kulit. 

Blackhead sendiri kerap disebut sebagai jerawat ringan sebab tidak mengakibatkan adanya peradangan. 

3. Pustula atau Jerawat Nanah

Jenis jerawat yang lebih besar ialah pustula, dengan benjolan yang lebih besar namun lebih lunak. Biasanya jerawat pustula akan berwarna merah pada bagian dasarnya dan berwarna putih kekuningan pada bagian atasnya karena adanya nanah. 

Jerawat pustula muncul bukan hanya akibat sumbatan pori, namun juga karena adanya infeksi bakteri. Pustula juga bisa terjadi ketika terjadi kerusakan di sekitar dinding pori-pori. Karena penyebab jerawat ini salah satunya adalah bakteri, maka menjaga kebersihan kulit adalah hal yang sangat penting untuk mencegah kemunculannya. 

4. Papula

Jika Anda menemukan benjolan padat dan terasa nyeri, maka bisa jadi ini adalah jerawat papula. Jerawat ini tumbuh di bagian bawah permukaan kulit, dan biasanya di sekitar benjolan akan terlihat warna kemerahan dengan sedikit bengkak.

Perbedaan jerawat papula dan pustula yaitu tidak adanya benjolan yang berisi nanah. Jerawat papula sendiri dapat muncul akibat adanya kerusakan di sekitar area pori-pori yang kemudian menyebabkan peradangan. Jerawat ini juga kerap disebut sebagai jerawat inflamasi. 

5. Nodul

Jerawat nodul muncul apabila pori-pori yang tersumbat mengalami iritasi dan membengkak menjadi lebih besar. Nodul ini merupakan jerawat bawah kulit yang bisa menimbulkan efek sakit. 

Jika Kamu mengalami masalah jerawat nodul, biasanya Kamu akan membutuhkan obat dokter. Sebab jerawat ini tidak bisa dirawat dari luar akibat letaknya yang jauh di dalam kulit. 

6. Jerawat Batu atau Kistik

Jerawat kistik terjadi akibat adanya infeksi bakteri, sel kulit mati dan juga sebum di kulit bagian yang lebih dalam. Jerawat ini memiliki ciri benjolan besar berwarna merah, teksturnya lunak, berisi nanah, dan sakit ketika Kamu sentuh. 

Kistik adalah jenis jerawat terbesar, dan biasanya kistik ini terjadi karena adanya infeksi yang cukup parah. 

Penyebab dan Gejala Jerawat yang Umum Terjadi

Jerawat tentunya muncul bukan tanpa sebab. Berikut ini adalah beberapa penyebab jerawat yang paling umum ditemui:

  • Adanya produksi sebum yang terlalu banyak.
  • Peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Propionibacterium acnes.
  • Adanya faktor keturunan atau genetik dari orang tua. 
  • Folikel rambut yang tersumbat sebum dan sel kulit mati.
  • Produksi hormone khususnya androgen yang berlebihan. 
  • Efek samping penggunaan kosmetik yang mungkin tidak cocok di kulit Kamu.
  • Stress yang memicu perubahan gaya hidup, sehingga bisa menjadi pemicu munculnya jerawat.

Ada beberapa gejala jerawat yang umumnya bisa Kamu lihat dan rasakan, seperti:

  • Muncul benjolan kecil di permukaan kulit, bisa berwarna kekuningan atau kemerahan.
  • Muncul sensasi panas akibat peradangan.
  • Rasa gatal pada benjolan yang muncul. 
  • Beberapa jerawat dapat menimbulkan rasa nyeri, namun ada juga yang tidak. 

Proses Diagnosis Jerawat

Diagnosis jerawat dapat dilakukan dengan cara melihat dan memeriksa secara langsung kondisi kulit. Meski sudah banyak informasi mengenai jenis dan juga gejala jerawat, namun Kamu sebetulnya tidak diizinkan untuk membuat diagnosis sendiri. Hal ini karena bisa menimbulkan kesalahan diagnosis, yang berujung pada kesalahan terapi. Efeknya bisa jadi jerawat Kamu justru semakin parah. 

Cara terbaik menentukan diagnosis jerawat tentu saja dengan melakukan konsultasi dengan dokter kulit. Namun jika Kamu punya keterbatasan waktu dan tempat, maka kini Kamu bisa melakukan konsultasi online.

mySkin ini merupakan platform dokter kulit online yang pertama ada di Indonesia. Untuk melakukan konsultasi dan diagnosis Kamu hanya perlu mengisi beberapa pertanyaan pada survei yang sudah disediakan. Selanjutnya dokter ahli kulit dari mySkin akan memberikan diagnosis sesuai dengan kondisi kulit Kamu. Mudah bukan?

Cara Mencegah Timbulnya Jerawat

Ada beberapa cara mencegah jerawat yang bisa Kamu lakukan, diantaranya:

1. Rutin Membersihkan Muka

Rutin membersihkan muka membuat kotoran, debu dan sebum yang ada di permukaan kulit Kamu berkurang, sehingga dapat mencegah munculnya jerawat. Setidaknya Kamu harus mencuci muka dua kali dalam sehari menggunakan cuci muka yang cocok untuk jenis kulit Kamu. 

2. Gunakan Sunblock atau Tabir Surya

Penggunaan tabir surya bertujuan untuk menghindari resiko dehidrasi pada kulit yang dapat mengakibatkan kulit memproduksi lebih banyak minyak. Jika minyak berkurang maka resiko munculnya jerawat bisa diminimalisir. 

3. Hindari Menyentuh Wajah

Hal ini untuk menjaga agar kotoran yang ada di tangan Kamu menempel di wajah, sehingga dapat memicu munculnya jerawat. 

4. Kurangi Intensitas Make Up

Penggunaan make up yang terlalu lama, sering dan tebal justru dapat menyumbat pori-pori, sehingga dapat memicu munculnya jerawat. Penggunaan make up juga bisa memicu jerawat yang sudah ada menjadi lebih parah. 

Cara Mengobati Jerawat

Ada beberapa cara untuk mengobati jerawat Kamu, diantaranya:

1. Pengobatan Alami

Pengobatan alami dapat Kamu lakukan dengan melakukan perawatan menggunakan bahan-bahan alami, seperti ketimun, putih telur, madu dan sebagainya. Bahan-bahan ini bisa dijadikan sebagai bahan masker wajah untuk mengatasi masalah jerawat. 

2. Pengobatan Klinik atau Dokter

Beberapa jenis jerawat tidak bisa diobati dari luar, sehingga Kamu pasti membutuhkan bantuan obat dari dokter kulit untuk mengatasi masalah jerawat yang Kamu alami. Cara ini merupakan cara mengobati jerawat yang paling aman, karena dilakukan oleh dokter ahli. 

6 Manfaat Konsumsi Buah Anggur Bagi Kesehatan Kulit

Buah anggur ini dikenal sebagai buah para raja karena sering dihidangkan di kalangan bangsawan dan juga raja-raja di zaman kuno. Zaman sekarang kamu bisa mendapatkan buah ini dengan harga yang terjangkau. Selain menyegarkan, buah anggur ini juga sangat bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan. Rasa manis dan juga sedikit asamnya terbukti memiliki banyak khasiat. Berikut ini adalah manfaat anggur bagi kesehatan kulit yang sangat menakjubkan:

Hilangkan Flek Hitam dan Kerutan

Manfaat anggur bagi kesehatan kulit yang pertama adalah menghilangkan flek hitam dan juga mencerahkan kulit. Noda hitam yang ada di wajahmu bisa diatasi dengan anggur, begitu pula dengan pigmentasi yang membuat warna kulit tidak merata. Kandungan vitamin E pada anggur ini juga bisa menangkal radikal bebas yang mana bisa merusak jaringan kulit dan juga bisa mengangkat sel-sel kulit mati yang ada di wajah kamu .

Kamu bisa membuat masker anggur untuk bisa mengatasi flek hitam di kulitmu. Cara yang bisa kamu  lakukan pun sangat mudah yaitu dengan memotong anggur menjadi dua bagian,  setelah itu haluskan anggur tersebut, oleskan pada wajah yang sudah kamu bersihkan sebelumnya. Diamkan selama 30 menit sampai masker anggur tersebut kering dan juga lembab. Setelah itu kamu  bisa memijat wajah dengan lembut beberapa menit kemudian bilas dengan air hangat.

Menghilangkan dan Menyamarkan Bekas Jerawat

Selain menjadikannya masker agar hasilnya maksimal kamu bisa mengkonsumsi buah anggur secara rutin. Manfaat anggur bagi kesehatan kulit yang paling terkenal adalah bisa menyamarkan bekas jerawat dan juga mengempeskan jerawat. Untuk kulit yang berjerawat ini anggur yang bisa kamu  manfaatkan adalah anggur hijau.

Caranya dengan menghaluskan anggur hijau, satu sendok makan garam dan sedikit tawas. Aduk sampai tercampur secara merata. Setelah itu oleskan secara lembut di wajah kamu yang berjerawat dan memiliki bekas jerawat.

Jangan langsung dibilas, diamkan dahulu selama 15 menit. Bilas dengan menggunakan air hangat. Lakukan secara rutin maka wajah kamu bisa lebih mulus tanpa jerawat dan bekas jerawat yang mengganggu.

Kulit Lebih Cerah dan Bercahaya

Manfaat konsumsi buah anggur bagi wajah yang menakjubkan adalah kamu akan mendapatkan kulit yang lebih cerah dan juga lebih bercahaya. Anggur ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi selain itu kaya akan kandungan antioksidan. Kandungan vitamin C yang tinggi tersebut bermanfaat untuk mencerahkan kulit. Antioksidan bermanfaat untuk melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari sehingga terhindar dari penuaan dini.

Mencegah Kanker Kulit

Manfaat konsumsi buah anggur bagi wajah yang penting untuk kamu  ketahui adalah bisa mencegah kanker kulit. Buah anggur ini bisa mencegah munculnya kanker pada area kuit kamu . Anggur ini memiliki kandungan asam amino dan juga antioksidan yang bisa membantu sek kulit terhindar dari kerusakan karena sinar matahari. Anggur ini juga mampu mencegah kerusakan akibat dampak buruk sinar UV matahari.

Melembabkan Kulit

Manfaat anggur bagi kesehatan kulit adalah mampu melembabkan kulit.  Kulit kering dan juga kusam bisa disebabkan oleh karena kurangnya kadar air yang ada di dalam kulit. Buah anggur ini memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga bisa kamu jadikan sebagai perawatan untuk kulit kamu  yang kering dan juga kasar.

Jika kamu  mengonsumsi buah anggur secara langsung untuk perawatan dari dalam maka kamu  bisa memanfaatkannya sebagai masker untuk perawatan dari luar. Masker anggur ini bisa membuat kulit terhindar dari kulit yang kusam sehingga kulit terlihat lebih segar.

Untuk menjaga kelembaban kulit wajah kamu dengan menggunakan anggur ini mudah. Kamu bisa memotong anggur menjadi dua bagian, kemudian oleskan di permukaan wajah setelah diamkan selama 15 menit. Diamkan kemudian bersihkan dengan menggunakan air mengalir.

Mengangkat dan Meregenerasi Sel Kulit Mati

Manfaat anggur bagi kesehatan kulit yang menakjubkan adalah bisa mengangkat sel kulit ati dan juga regenerasi sel kulit. Dengan regenerasi ini akan membuat kulitmu terlihat lebih awet muda, anti kusam dan lebih sehat. Berkat kandungan polifenol pada anggur ini bisa mengubah kulit yang kusam menjadi lebih bersinar.

Caranya pun sangat mudah yaitu kamu  bisa memasukkan anggur tersebut ke dalam botol spray kemudian kamu  bisa menyemprotkannya ke wajah pada malam hari sebelum tidur. Biarkan selama 10 menit kemudian pijat dengan lembut. Setelah itu bilas dengan menggunakan air bersih.

Kandungan Gizi Pada Anggur

Anggur masuk ke dalam golongan vitaceae. Di dalamnya terdapat senyawa, vitamin dan juga mineral yang tinggi sehingga bermanfaat bagi kesehatan dan mampu menciptakan kulit yang cantik dan sehat. Buah Anggur ini mengandung kalori, karbohidrat, air, protein, gula, serat dan leak.

Kandungan vitaminnya pun sangat lengkap sehingga sangat bagus untuk kulit kamu. Anggur mengandung vitamin A sebanyak 3%, vitamin C sebanyak 4%, vitamin E sebanyak 1%, vitamin K sebanyak 14%, vitamin B1 sebanyak 6%, vitamin B2 sebanyak 6%. Selain itu anggur juga kaya akan zat besi, magnesium, fosfor, sodium, potassium, sodium dan sebagainya.

Demikianlah beberapa manfaat anggur bagi kesehatan kulit yang sangat menarik untuk diketahui, semoga informasi ini bermanfaat.

5 Makanan Indeks Glikemik Tinggi Yang Bisa Picu Jerawat

Jerawat membuat semua orang kesal karena bisa menyebabkan kulit menjadi tidak mulus lagi. Tidak hanya itu saja, jerawat akan menyebabkan make up terlihat kurang maksimal. Selain akibat hormon dan make up yang tidak cocok, jerawat ini juga bisa disebabkan oleh makanan dengan indeks glikemik tinggi.

Indeks glikemik ini merupakan indikator seberapa cepat makanan yang dikonsumsi bisa berpengaruh terhadap gula darah di dalam tubuh. Supaya terbebas dari jerawat berikut ini adalah daftar makanan indeks glikemik tinggi yang harus dihindari atau dibatasi konsumsinya.

Produk Olahan Susu

Daftar makanan indeks glikemik tinggi yang pertama adalah produk olahan susu. Ada berbagai macam produk yang bahannya dari susu ini dan dipastikan indeks glikemiknya tinggi. Produk olahan susu ini mampu meningkatkan produksi hormon insulin yang menyebabkan kondisi jerawat bertambah parah. Selain itu susu sapi ini mengandung asam amino yang mana membuat organ liver ini bisa memproduksi IGF-1 dan hal tersebut dikaitkan dengan tumbuhnya jerawat.

Karbohidrat Olahan

Daftar selanjutnya adalah karbohidrat olahan. Karbohidrat seperti nasi, kentang rebus dan sebagainya memiliki indeks glikemik yang sudah tinggi. Dengan melalui proses pengolahan tentu akan membuat indeks glikemik pada karbohidrat olahan tersebut menjadi semakin tinggi.

Contoh makanan indeks glikemik tinggi yang bisa memicu jerawat adalah roti, biskuit, pasta dan juga mie. Semua olahan dengan menggunakan tepung terigu ini juga masuk ke dalam indeks glikemik yang tinggi. Lonjakan gula darah ini akan memicu peningkatan hormon androgen di dalam tubuh menjadi aktif. Saat sudah aktif maka kelenjar ini bisa memproduksi lebih banyak sebum di dalam kulit Anda.

Makanan Cepat Saji

Menurut penelitian makanan cepat saji ini memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga mendorong munculnya jerawat. Makanan cepat saji ini tinggi lemak, minyak dan juga gula sehingga menyebabkan jerawat bisa muncul.

Coklat

Daftar makanan indeks glikemik tinggi yang bisa memicu jerawat selanjutnya adalah coklat. Studi menunjukkan bahwa coklat ini bisa membuat kulit yang berjerawat ini akan semakin parah. Alasannya adalah cokelat bisa membuat protein interleukin-1B dan IL-10 ini meningkat. Jika berinteraksi dengan bakteri propionibacterium acnes bisa meningkatkan risiko terjadi jerawat.

Makanan Berminyak

Makanan indeks glikemik tinggi bisa memicu jerawat yang terakhir adalah makanan yang berminyak. Makanan dengan minyak tinggi ini bisa membuat jerawat membandel. Makanan dengan tinggi minyak adalah pizza, burger, kentang goreng, keripik kentang dan juga gorengan.

Makanan yang mengandung tinggi minyak bisa memicu kelenjar minyak di kulit semakin aktif. Tambahan minyak ini akan memiliki kontribusi pertumbuhan jerawat. Anda tidak harus menyingkirkan makanan ini hanya perlu mencuci wajah secara teratur.

Asam lemak di dalam makanan yang berminyak ini akan memicu peradangan. Hal ini bisa membuat jerawat semakin bertambah parah. Jerawat akan bertambah membesar dan bahkan meradang memicu nanah sehingga Anda akan merasakan nyeri di wajah Anda akibat jerawat tersebut.

Pahami Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah dan Tinggi

Makanan dengan indeks glikemik rendah dan tinggi ini banyak diperhatikan oleh penderita diabetes. Namun saat ini tidak hanya penderita diabetes saja yang harus memperhatikan indeks glikemik dari makanan dan minuman ini namun Anda yang ingin terbebas dari jerawat pun harus memperhatikannya.

Untuk menjaga kesehatan kulit Anda bisa memakan makanan dengan kandungan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik rendah 55 ke bawah, indeks glikemik sedang adalah 56 sampai dengan 69. Makanan dengan indeks glikemik tinggi biasanya 70 ke atas. Angka glikemik bisa berubah. Jika makanan tersebut diolah bersama dengan bahan lain atau menggunakan cara tertentu angkanya bisa semakin tinggi.

Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah pisang dan nangka. Pisang dan juga nangka yang semakin matang indeks glikemik berubah menjadi tinggi. Hal itu karena rasanya semakin manis. Selain itu ada juga jagung manis, gandum utuh, jeruk, apel dan sebagainya.

Indeks glikemik sedang dimana angkanya diatas 55 namun dibawah 70.  Makanan tersebut adalah nanas, madu, ubi dan juga labu. Untuk makanan dengan IG diatas 70 sudah termasuk tinggi. Selain beberapa makanan yang disebutkan diatas, makanan yang bisa memicu kenaikan gula darah adalah semangka, kerupuk beras, roti tawar putih, sereal jagung, gula pasir dan sebagainya.

Anda bisa membatasi makanan yang masuk ke dalam daftar makanan indeks glikemik tinggi untuk membuat kulit Anda lebih sehat dan  terbebas dari jerawat, semoga informasi ini bermanfaat.

Bolehkah Menutupi Jerawat Dengan Bedak?

Bisakah menutupi jerawat dengan bedak? – Jerawat menjadi polemik yang sering dikeluhkan oleh banyak orang dengan berbagai macam usia. Jerawat ini tidak bisa hilang dengan instan, terlebih jika penanganannya salah akan menyebabkan kondisi jerawat tersebut bertambah buruk, area jerawat semakin meluas bahkan meradang.

Untuk mengatasinya banyak kemudian yang menutupinya dengan make up seperti bedak dan sebagainya. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apa boleh menutupi jerawat dengan bedak maupun make up tersebut?

Menutupi Jerawat dengan Bedak dan Make Up

Kulit yang berjerawat ini akan menyebabkan seseorang menjadi tidak percaya diri terutama saat harus tampil di muka umum sehingga menutupi jerawat dengan bedak  atau make up ini menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan agar jerawat tersebut tidak mengganggu penampilan.

Dalam jangka pendek dan dengan frekuensi yang jarang kamu diperbolehkan untuk menutup jerawat dengan bedak atau make up ini. Namun jika intensitasnya sering bahkan setiap hari sangat tidak disarankan bagi kamu untuk menggunakan bedak tersebut.

Bisa dibayangkan betapa berat kondisi pori-pori kulitmu jika setiap harinya diberikan berbagai macam lapis make up seperti foundation, bedak padat dan sebagainya. Alasan mengapa kulit yang berjerawat ini tidak boleh ditutupi dengan bedak karena bisa menutupi pori-pori kulit. Akibatnya adalah pengeluaran sebum dari folikel rambut menjadi terhambat. Selain jerawat akan bisa memicu masalah kulit yang lainnya seperti komedo, kulit berminyak, kusam dan bahkan mampu membuat kulit kamu meradang dan breakout.

Efek Buruk Menutupi Jerawat dengan Bedak

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa penggunaan bedak untuk menutupi jerawat ini bisa membuat jerawat kamu semakin bertambah parah dan memicu peradangan. Saat sudah meradang kamu akan merasakan ketidaknyamanan di kulit seperti rasa nyeri, perih terbakar, jerawat bertambah besar dan berisi nanah dan sebagainya.

Untuk kasus peradangan yang parah, kamu tidak hanya membutuhkan skincare untuk masalah jerawat saja namun kamu juga memerlukan obat oral seperti antibiotik dari dokter untuk bisa meredakan peradangan tersebut.

Dalam kasus yang ringan, menutupi jerawat dengan bedak ini akan memicu komedo karena sebum tidak bisa keluar dari folikel rambut sehingga menumpuk di pori-pori kulit. Jerawat akan menjadi sulit hilang karena pori-pori selalu tertutupi dengan bedak dan make up yang tebal tersebut.

Tunggu Sampai Jerawat Mereda

Pemakaian bedak dan make up yang sembarangan akan membuat kondisi jerawat yang dialami akan semakin parah.  Menurut para ahli lebih baik tidak menggunakan bedak maupun make up lainnya sampai jerawat ini mereda. Ada banyak kandungan di dalam bedak maupun make up yang akan membuat kondisi jerawat meradang dan tidak mudah mereda.

Yang harus kamu ketahui disini adalah kulit yang sedang meradang karena jerawat akan jauh lebih sensitif. Kulitmu akan mudah mengalami iritasi sehingga bersabarlah untuk tidak menggunakan bedak dan makeup sampai kulitmu benar-benar membaik.

Bedak dengan kandungan minyak yang berlebih ini akan membuat kulitmu semakin berminyak, hal itulah yang dipercaya bisa membuat kondisi kulit berjerawat yang kamu alami semakin parah. Ada juga beberapa produk make up yang bisa memicu timbulnya jerawat seperti acne cosmetic. Orang yang tidak pernah mengalami jerawat pun akan berjerawat saat menggunakan make up tersebut.

Atasi Jerawat dengan Cara yang Tepat

Semakin cepat jerawat yang kamu alami ini mereda maka semakin cepat kamu bisa menggunakan make up atau bedak itu kembali. Sayangnya perawatan yang tidak tepat justru akan membuat proses penyembuhan jerawat ini semakin lama.

Disarankan bagi kamu yang sedang mencari penyembuhan untuk jerawat untuk berkonsultasi dengan dokter kulit yang profesional dan terpercaya.  Dengan kompetensi yang dimiliki mereka, kamu akan mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kulit kamu.

Konsultasikan Kulit Berjerawat di mySkin

Kini kamu tidak perlu bingung lagi jika mengalami masalah jerawat yang membandel, karena sudah ada mySkin yang mana menjadi platform dokter online terbaik dan terpercaya di Indonesia. Dokter kulit mySkin sudah sangat terlatih dan juga profesional dengan pengalaman 9 sampai dengan 25 tahun dalam perawatan kulit.

Kelebihan konsultasi di mySkin adalah hemat karena biaya konsultasinya gratis. Selain itu kamu akan mendapatkan cream jerawat yang mana komposisi bahannya disesuaikan dengan keparahan jerawat yang kamu alami sehingga dijamin cocok dan juga aman. Konsultasi di mySkin juga sangat fleksibel karena bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja secara online.

Jangan pernah menutupi jerawat dengan bedak, karena efeknya sangat buruk untuk kulit kamu, dapatkan kulit mulus bebas jerawat dengan konsultasi di mySkin, dijamin kamu akan puas dengan hasilnya, konsultasi sekarang juga!

× Bicara dengan produk spesialis