fbpx

mySkin

Apa Itu Obat Clindamycin, Manfaatnya Untuk Wajah & Cara Penggunaan

Clindamycin adalah obat untuk mengatasi infeksi karena bakteri, seperti jerawat dan radang. Hal tersebut juga berlaku karena munculnya jerawat berasal dari suatu proses infeksi juga, tetapi memang lebih banyak terjadi di daerah wajah.

Salah satu cara membunuh jerawat ialah dengan memakai antibiotik, pastinya banyak orang menanyakan terkait apa itu clindamycin. Dari segi penggunaan maupun khasiat harus dibedah lebih dalam tentunya.

Mengenal Apa Itu Clindamycin

Bagi Kamu yang penasaran apa itu Clindamycin, obat ini sebenarnya merupakan golongan antibiotik lincomycin. Clindamycin HCL atau bisa juga disebut Clindamycin hidroksiklorida ini pada umumnya dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit yang diakibatkan oleh bakteri aerob dengan gram positif. 

Beberapa penyakit yang umumnya bisa diatasi menggunakan Clindamycin hidroksiklorida diantaranya infeksi saluran pernafasan, infeksi tulang serta persendian, infeksi jaringan lunak, infeksi organ reproduksi wanita, terapi toksoplasmik ensefalitis untuk penderita HIV/AIDS, serta untuk mengatasi infeksi kulit. 

Pada poin inilah Clindamycin hidroksiklorida diklaim mampu mengatasi masalah jerawat, khususnya yang memang diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri. Infeksi kulit termasuk jerawat yang bisa diatasi oleh obat ini bisa dari level yang ringan hingga berat.

Manfaat Clindamycin Untuk Jerawat

Khusus jerawat, obat ini biasanya di resepkan dokter berbentuk obat oles atau topikal. Untuk obat oles atau topikal, manfaat Clindamycin hidroksiklorida ini memiliki beberapa peran. Adapun manfaat Clindamycin untuk jerawat antara lain:

1. Mengobati Jerawat yang Meradang

Salah satu manfaat obat Clindamycin adalah untuk mengobati jerawat meradang. Obat ini memiliki efek yang bersifat anti peradangan. Clindamycin membantu mengurangi gejala kemerahan pada jerawat yang tumbuh. 

Cara kerja obat Clindamycin hidroksiklorida adalah dengan meredakan gejala bengkak pada jerawat sehingga dapat mengurangi rasa nyeri pada area yang bengkak tersebut. Untuk mengatasi masalah jerawat yang meradang ini biasanya dokter akan meresepkan Clindamycin hidroksiklorida berupa salep oles atau topical. 

2. Membantu Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Pada kasus jerawat yang muncul akibat infeksi bakteri, tentu saja dibutuhkan obat yang dapat menghambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri agar kondisi jerawat tidak semakin memburuk.

Sebagai obat yang masuk golongan antibiotik, obat Clindamycin hidroksiklorida berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Sehingga selain dapat mencegah jerawat yang lebih parah, juga bisa mempercepat proses penyembuhan. 

Apabila peradangan jerawat terjadi di dalam jaringan kulit dalam, maka kemungkinan dokter akan meresepkan obat yang dapat diminum. 

3. Mencegah Timbulnya Jerawat yang Resisten Terhadap Bakteri

Proses penyembuhan jerawat menggunakan obat clindamycin memang cenderung lebih lama. Untuk mempercepat proses penyembuhan jerawat, umumnya dokter akan meresepkan clindamycin bersamaan dengan obat jerawat yang lainnya seperti benzoil peroksida atau retinoid. 

Clindamycin yang dipakai bersamaan dengan bahan aktif lain selain mampu mempercepat pengobatan juga dapat mencegah timbulnya jerawat yang resisten pada bakteri. 

Dapatkan Clindamycin

Konsultasi gratis dengan dokter spesialis untuk mendapatkan resep clindamycin untuk jerawat Kamu

Cara Kerja Clindamycin

Cara kerja clindamycin ialah memperlambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri pada kulit berjerawat. Dengan kemampuan ini clindamycin dapat mengatasi infeksi pada kulit.

Pastikan juga jauhkan dari jangkauan anak, karena obat ini memang hanya dipakai oleh orang dewasa saja.

Cara Penggunaan Obat Clindamycin

Segala jenis obat apalagi jenis antibiotik biasanya memiliki aturan penggunaan yang berbeda dengan jenis obat lainnya. Untuk pengobatan jerawat ada beberapa cara penggunaan obat clindamycin yang harus Kamu patuhi, diantaranya:

1. Pakai Obat Sesuai Resep dan Pada Jam yang Sama

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka patuhi resep yang sudah diberikan dokter sebelumnya. Selain itu, pastikan juga bahwa Kamu menggunakan obat tersebut pada jam yang sama setiap harinya. 

Contoh sederhananya jika Kamu mendapatkan resep pemakaian sehari sekali dan Kamu biasa menggunakan obat pada jam 8 pagi. Maka untuk pemakaian selanjutnya pastikan juga bahwa obat tersebut Kamu gunakan jam 8 pagi. 

Namun jika dokter memberikan resep pemakaian 2x sehari, maka berikan jeda 12 jam setiap kali pemakaian. Misalnya Kamu menggunakan obat jam 8 pagi, maka pemakain selanjutnya yaitu jam 8 malam, begitu juga seterusnya. 

2. Oleskan Obat pada Area yang Berjerawat Saja

Cara menggunakan obat clindamycin sebenarnya sangat mudah, yaitu hanya dengan mengoleskannya pada area kulit yang berjerawat. Karena sifat obat ini bukanlah untuk spot treatment maka pengolesan obat dilakukan di seluruh wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat. 

3. Minum Obat Sesuai Anjuran Dokter

Jika Kamu mendapatkan obat clindamycin dalam bentuk kapsul, maka konsumsi obat tersebut secara rutin sesuai resep dan jadwal yang diberikan oleh dokter. Pastikan juga kalau Kamu menghabiskan obat tersebut sampai habis. 

4. Pastikan Kamu Tidak Punya Alergi Obat

Biasanya saat akan menerima resep antibiotik dokter akan meminta informasi apakah Kamu punya alergi obat ataukah tidak. Kamu harus memberikan informasi yang jujur agar dokter dapat mempertimbangkan resep yang akan diberikan untuk pengobatan jerawat Kamu. 

5. Penggunaan Obat Haruslah Konsisten

Agar obat clindamycin dapat bekerja secara maksimal, maka Kamu harus konsisten dalam penggunaannya. Hindari penggunaan yang tidak teratur, karena hal ini dapat mengurangi efektivitas obat clindamycin. 

  1. Lanjutkan Pemakaian Meski Kulit Kamu Sudah Lebih Baik

Jika kondisi kulit atau jerawat Kamu sudah membaik, namun resep obat masih ada maka pastikan bahwa Kamu tetap menggunakan obat secara teratur. Penggunaan obat Clindamycin sama halnya dengan resep antibiotik lain, dimana resep yang sudah diberikan harus dihabiskan. 

Selain agar fungsi obat dapat dirasakan secara maksimal, penggunaan antibiotik harus dihabiskan supaya bakteri tidak menjadi resisten.

Efek Samping Clindamycin

Setiap obat apapun jenisnya tentu memiliki efek samping bagi penggunanya, termasuk juga obat clindamycin. Akan tetapi efek samping clindamycin pada pengobatan jerawat pada umumnya tidak terlalu berat atau serius. 

Berikut ini adalah beberapa efek samping dari penggunaan clindamycin pada pengobatan jerawat:

Efek Samping Umum 

Secara umum efek samping yang ditimbulkan oleh obat clindamycin dalam pengobatan jerawat antara lain:

  • Pengelupasan kulit yang terjadi dalam skala ringan.
  • Kulit akan menjadi kering dan terlihat bersisik.
  • Jika Kamu menggunakan clindamycin gel, Kamu mungkin akan merasakan sensasi terbakar pada kulit. 
  • Clindamycin gel juga mungkin akan memberikan efek menyengat namun hanya terasa ringan. 
  • Iritasi kulit ringan yang umumnya terjadi pada area yang diolesi obat.

Jika beberapa gejala efek samping ringan di atas terasa semakin berat atau parah, maka sebaiknya Kamu segera melakukan konsultasi pada dokter kulit Kamu. 

Efek Samping Serius

Selain menyebabkan efek samping umum, penggunaan obat clindamycin juga dapat memicu beberapa efek samping yang serius, diantaranya:

  • Mengalami sakit kepala yang cukup berat.
  • Kram perut.
  • Diare.
  • Buang air besar berdarah.

Meski kasus sejenis sangat jarang ditemui, akan tetapi jika Kamu mengalaminya jangan menunggu untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter secepat mungkin untuk menghindari hal buruk yang tidak diinginkan. 

Nah itulah ulasan mengenai obat clindamycin, manfaat, cara penggunaan dan juga efek samping yang ditimbulkan akibat pemakaiannya. Kamu sudah tidak bingung lagi bukan apa itu clindamycin? 

Published by Nirwan

Nirwan is a member of SEO Team at MySkin.

× Bicara dengan produk spesialis