fbpx

mySkin

Mengenal Retinol, Manfaatnya untuk Wajah & Perbedaannya dengan Retinoic Acid

Pada banyak produk kecantikan khususnya perawatan wajah, Kamu mungkin kerap kali menemukan kandungan bahan aktif retinol. Kandungan retinol diklaim mampu memberikan banyak manfaat bagi kulit, beberapa diantaranya mengatasi jerawat, memperbaiki tekstur kulit, dan banyak lagi lainnya. 

Untuk Kamu yang penasaran apa itu retinol, apa manfaatnya dan bagaimana cara penggunaannya, berikut ini ulasannya untuk Kamu. 

Apa Itu Retinol?

Untuk Kamu yang sering penasaran dengan apa itu retinol, jadi ini merupakan salah satu zat yang dibuat atau diturunkan dari vitamin A. Dahulu kala sekitar tahun 1970-an, produk retinol banyak digunakan untuk mengobati masalah jerawat. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa retinol ini ternyata juga bisa membantu mengatasi penuaan. 

Hasil penelitian ini kemudian membawa retinol menjadi salah satu bahan utama dalam produk-produk kecantikan berbasis anti-aging. 

Retinol terbagi menjadi dua golongan, yakni:

  • Retinol yang dapat diperoleh bebas di apotek, beberapa jenisnya antara lain adapalene, retinaldehyde, retinol, dan retinyl palmitate. 
  • Retinol dengan menggunakan resep dokter, beberapa jenisnya diantaranya tazarotene, isotretinoin, dan tretinoin.

Perbedaan antara retinol yang bisa diperoleh bebas dengan resep dokter adalah kekuatan kandungannya. Beberapa jenis retinol yang harus didapatkan dengan resep dokter memang diketahui memiliki efek yang lebih kuat terhadap kulit Kamu. 

Nah, setelah Kamu paham apa itu retinol, sekarang saatnya untuk mengulik apa saja manfaat retinol untuk wajah.

Menilik Apa Saja Manfaat Retinol Untuk Wajah

Retinol yang diklaim mampu mengatasi masalah penuaan umumnya memang banyak digunakan oleh wanita yang usianya sudah menginjak kepala 3. Akan tetapi kalau Kamu ingin mencegah munculnya gejala penuaan dini, maka tidak ada salahnya juga menggunakan produk dengan bahan retinol dari usia 20-an.

Nah, lalu apa saja manfaat retinol untuk wajah? 

1. Membantu Mengatasi Jerawat

Retinol memiliki sifat dapat membantu membuka pori-pori kulit, sehingga dengan penggunaan bahan ini diharapkan obat jerawat akan mudah diserap. Efeknya tentu saja percepatan penyembuhan masalah jerawat yang Kamu hadapi.

Retinol juga dapat membantu mengurangi produksi minyak, sehingga selain untuk mengobati retinol juga berfungsi untuk mencegah munculnya kembali jerawat pada kulitmu. 

2. Menghentikan Munculnya Pigmentasi

Pigmentasi merupakan proses penggelapan kulit yang dapat mengakibatkan warna kulit yang tidak merata. Salah satu manfaat retinol adalah untuk membantu mencegah adanya pigmentasi ini. Berdasar beberapa penelitian ditemukan bahwa bahan aktif retinol dapat mengatasi masalah pigmentasi kulit yang disebabkab oleh paparan cahaya matahari.

Retinol bertugas untuk meningkatkan regenerasi sel pada kulit, selain itu juga menghambat produksi melanin. Kedua hal inilah yang dapat membuat kulit wajah Kamu menjadi lebih rata. Umumnya hasil warna kulit yang merata ini dapat dirasakan setelah Kamu menggunakan produk dengan bahan retinol selama 3 bulan secara rutin dan teratur. 

3. Membantu Meningkatkan Produksi Kolagen

Manfaat lain dari retinol adalah membantu meningkatkan produksi kolagen. Semakin banyak kolagen yang dihasilkan, maka semakin sedikit kemungkinan munculnya keriput dan garuis kerutan di wajah. 

Selain membantu memperbanyak produksi kolagen, retinol juga dapat menjaga agar kolagen tetap dapat berfungsi secara maksimal.

4. Membantu Menghilangkan Milia

Jika Kamu sering menemukan adanya benjolan kecil yang tumbuh di sekitar dahi, hidung atau kelopak mata maka itulah yang disebut dengan milia. Benjolan ini kadang kala sulit untuk dibersihkan, dan dibutuhkan obat khusus untuk mengatasinya. 

Kamu dapat memanfaatkan produk dengan bahan aktif retinol untuk mengatasi masalah milia ini. Bahan aktif ini akan membantu mengatasi masalah milia dan mencegahnya agar tidak tumbuh lagi. 

5. Membantu Membersihkan Pori-Pori Kulit

Retinol dapat membantu mengatasi kotoran yang menyumbat di pori-pori Kamu, mulai dari sisa make up, debu, kotoran, minyak, keringat dan lainnya.

Jika masalah ini bisa teratasi maka kulit Kamu akan lebih aman dari resiko munculnya jerawat. 

6. Dapat Mengatasi Rosacea

Rosacea merupakan masalah kulit yang memerah. Retinol dapat membantu mengatasi masalah rosacea dengan cara membantu mengalirkan darah sehingga menjadi lebih lancar. Menurut dokter ahli, penggunaan retinol untuk mengatasi rosacea ini dapat dilakukan sebanyak 1 – 2 kali dalam seminggu. Untuk memastikannya, Kamu perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit Kamu.

Retinol vs Retinoic acid

Kamu mungkin pernah mendengar tentang retinol dan juga retinoic acid, atau bahkan Kamu pernah berpikir bahwa keduanya sama. Baik retinol maupun retinoid ternyata berbeda satu dan yang lainnya, namun keduanya juga memiliki beberapa kesamaan. 

Persamaan Retinol dengan Retinoic Acid

Retinol dan retinoic acid merupakan produk yang sama-sama berasal dari vitamin A, sehingga dari segi manfaat dan cara penggunaannya memiliki kesamaan. 

Adapun beberapa kesamaan fungsi dari retinol dan retinoic acid diantaranya:

  • Bekerja dengan cara mengatur pergantian sel. 
  • Membantu menghambat tanda penuaan dengan cara menghilangkan garis halus di wajah dan juga kerutan. 
  • Membantu mengecilkan pori-pori.
  • Membersihkan dan mengatasi masalah jerawat.
  • Membantu membuat warna kulti menjadi lebih rata. 
  • Merangsang pertumbuhan atau produksi kolagen, sehingga mampu mencerahkan kulit wajah. 

Baik retinol dan retinoic acid keduanya sebaiknya memang digunakan saat malam hari, yaitu saat kulit Kamu sedang dalam masa perbaikan atau regenerasi. 

Perbedaan Retinol dengan Retinoic Acid

Meski memiliki beberapa kesamaan, retinol dan retinoic acid juga memiliki beberapa perbedaan, diantaranya:

  • Retinol dapat Kamu beli secara bebas di apotek, sedangkan untuk retinoic acid harus dibeli menggunakan resep dokter. 
  • Dibandingkan dengan retinol, rupanya retinoic acid memiliki kekuatan yang lebih kuat. Inilah sebabnya Kamu harus menggunakan resep dokter jika akan membeli retinoic acid. 
  • Retinol memiliki efek samping yang cukup ringan, sedangkan retinoic acid beresiko menyebabkan efek samping yang cukup berat. Pengguna retinoic acid mungkin akan merasakan efek samping seperti iritasi, sensasi kulit terbakar, sensitif pada sinar matahari, pengelupasan kulit dan sebagainya. 
  • Hasil pemakaian retinol akan terlihat lebih lama jika dibandingkan dengan hasil pemakaian dari retinoic acid. 

Retinol vs Retinoic Acid, Jenis Kulit yang Terbaik untuk Masing-Masing

Penggunaan retinol maupun retinoic acid harus disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing orang. 

  • Bagi Kamu memiliki kondisi kulit yang sensitif, maka sebaiknya gunakan retinol dengan dosis yang rendah, kemudian bertahap menggunakan dosis yang lebih tinggi.
  • Jika Kamu memiliki jenis kulit yang normal dan ingin mengatasi masalah jerawat, kerutan atau garis halus, maka Kamu bisa menggunakan retinol maupun retinoic acid. 
  • Jika Kamu ingin mencegah adanya tanda penuaan dini, maka paling baik menggunakan retinoic acid sejak usia Kamu menginjak pertengahan 20-an. 

Akan lebih baik jika Kamu melakukan sesi konsultasi terlebih dahulu agar penentuan penggunaan produk kecantikan dan perawatan lebih tepat sasaran. 

Nah sekarang Kamu sudah paham apa itu retinol, apa manfaatnya dan apa saja perbedaan dan persamaannya dengan retinoci acid bukan?

Published by Nirwan

Nirwan is a member of SEO Team at MySkin.

× Bicara dengan produk spesialis