fbpx

Manfaat Retinoic Acid untuk Mengatasi Jerawat!

Saat mendengar skin care atau produk perawatan kulit yang berperan terhadap jerawat atau menyamarkan tanda penuaan pasti kamu akan mendengar dua bahan yaitu retinol dan juga retinoic. Memang keduanya ini memiliki fungsi yang sama namun kedua bahan ini memiliki perbedaan.

Apa Retinoic Itu?

Retinoic ini sangat terkenal di kalangan dokter kulit dan kelamin di Indonesia. Senyawa kimia merupakan kelompok turunan vitamin A yang mana memiliki bahan aktif kandungan di dalam berbagai macam produk perawatan kulit. Tugas dan fungsi dari retinoic ini sendiri adalah mengatur pertukaran sel kulit dan juga lapisan kulit paling atas. Retinoic ini akan merangsang sel kulit yang baru, sel itu akan tumbuh, kemudian berganti dan mati.

Sebelum digunakan untuk jerawat, retinoic acid terkenal sebagai senyawa yang bisa digunakan untuk menyamarkan penuaan kulit. Ia akan menghambat proses pemecahan kolagen dan juga menebalkan lapisan kulit yang mana lebih dalam agar tanda penuaan tidak muncul.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Mudah

Pemakaian retinoic acid untuk jerawat ini digunakan pada tahun 1971. Barulah setelah itu retinoic ini sangat disukai dalam dunia skin care untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit. Bahan beberapa krim retinoic super harus menggunakan resep dokter. Cream tersebut juga tidak dijual bebas.

Cara Penggunaan Retinoic untuk Jerawat

Sudah banyak yang mengenal retinoic acid ini untuk penggunaan jerawat namun hanya sedikit saja yang tahu bagaimana cara penggunaannya untuk mengatasi jerawat. Berikut ini adalah cara penggunaannya yang tepat:

  • Bersihkan wajah kamu terlebih dahulu, disarankan untuk melakukan double cleansing.
  • Setelah itu kamu bisa menggunakan semua rangkaian produk perawatan kecantikan kamu yang bisa digunakan.
  • Tunggu selama 15 menit.
  • Oleskan krim mengandung retinoic acid secara tipis sebelum tidur. Bagi yang berjerawat bisa ditempelkan ke jerawat.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Purging

Retinoic acid ini lebih efektif digunakan saat malam hari. Hal itu karena jika digunakan siang hari tidak akan efektif.  Retinoic acid ini tidak bisa digunakan oleh kamu yang memiliki alergi vitamin A, selain itu bagi yang memiliki riwayat diabetes melitus, kolesterol tinggi, fungsi hati dan juga ginjal penggunaannya harus hati-hati. Selain itu juga tidak bisa digunakan dalam luka yang terbuka. Dalam pemakaiannya retinoic acid ini tidak boleh dicampurkan dengan penggunaan AHA dan juga benzoil peroksida.

Manfaat Retinoic Acid untuk Wajah

Bagi penyuka skin care mungkin sudah banyak yang sudah tahu manfaat dari retinoic acid ini. Tapi bagi yang masih awam, mereka belum mengenal retinoic acid dan juga manfaatnya lebih jauh. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari retinoic acid:

1. Mengatasi Kerutan maupun Penuaan

Manfaat pertama yang bisa kamu dapatkan dari retinoic acid ini adalah mengatasi kerutan. Kerutan ini yang paling ditakuti oleh wanita dan juga pria. Saat kerutan sudah muncul tandanya usia sudah tidak muda lagi.

Karena kondisi saat ini begitu ekstrim, tidak jarang banyak yang mengalami penuaan dini dimana masih berusia 35 tahunan sudah mengeluhkan lipatan mata kendur, kerutan di sekitar kelopak mata dan sebagainya.

Jika kerutan sudah muncul maka hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatasinya atau menyamarkannya. Kamu bisa menggunakan retinoic acid ini untuk bisa merangsang sel-sel kulit baru. Di atas usia 35 tahun regenerasi kulit melambat sehingga dengan retinoic acid regenerasi sel kulit kamu menjadi lebih cepat.

Nyatanya, retinoic acid ini juga bermanfaat dalam merangsang pemecahan kolagen sehingga mampu menebalkan lapisan kulit sehingga mencegah tanda-tanda penuaan terjadi. Retinoic acid juga sangat bermanfaat dalam mengatasi hiperpigmentasi yang sering diakibatkan oleh pertambahan usia. Hiperpigmentasi sering diakibatkan oleh bintik hitam dan retinoic acid bisa menghilangkannya.

2. Ampuh Mengatasi Jerawat

Retinoic acid ini juga sangat ampuh dalam mengatasi jerawat. Obat atau senyawa ini mampu mengatasi jerawat ringan sampai parah. Senyawa ini mampu membuka penyumbatan pori-pori sehingga bisa menyerap zat lain dengan baik sehingga manfaatnya akan jauh lebih optimal. Pemakaian skin care yang kurang optimal ini juga bisa disebabkan oleh pori yang tersumbat sehingga dengan retinoic acid ini pori-pori terbuka dan siap menyerap semua zat yang dioleskan ke permukaan kulit kamu.

Gunakan Krim mySkin untuk Atasi Masalah Kulit Kamu

Kamu yang sering mengalami masalah jerawat, komedo, mencegah dan mengatasi penuaan, mendambakan kulit cerah dan mulus bisa menggunakan Macneficent Cream dari mySkin. Cream mySkin mengandung retinoic acid yang terbukti mampu mengatasi berbagai macam masalah kulit kamu secara optimal.

Coba Konsultasi dengan Dokter

Konsultasi gratis untuk mengetahui masalah kulit wajah jamu

Untuk mendapatkan cream ini harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu, agar dokter bisa mengetahui kondisi kulitmu. Dokter juga bisa memberikan resep cream mengandung retinoic acid dengan dosis sesuai dengan kebutuhan sehingga sangat aman untuk kamu gunakan.

Untuk mendapatkan cream dari mySkin, kamu bisa selfie dan juga menjawab beberapa pertanyaan tentang kulit kamu di website mySkin. Dengan hal ini bisa membantu dokter kulit untuk memberikan rekomendasi cream yang tepat untuk kulit kamu.

Demikianlah informasi menarik untuk mengenal retinoic acid yang sangat ampuh dalam mengatasi jerawat dan berbagai macam masalah kulit lainnya, kamu bisa menghubungi website mySkin atau menghubungi kontak untuk mendapatkan cream dari mySkin ini, hubungi sekarang dan rasakanlah manfaatnya.

Apakah Kulit Bruntusan Boleh di Scrub?

Kulit Bruntusan boleh di scrub atau tidak ? Pertanyaan ini tentunya sering muncul terutama saat seseorang sedang mengalami wajah bruntusan.

Saat muncul jerawat, biasanya tidak sedikit orang yang langsung mencoba berbagai macam cara agar wajah bisa kembali menjadi bersih. Salah satunya yaitu mencoba melakukan scrub pada wajah yang sedang bruntusan. Secara umum kita mengetahui bahwa fungsi scrub itu adalah untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang sulit diangkat.

Namun banyak orang yang menjadi bingung juga terhadap butiran yang ada pada scrub apakah dapat berdampak baik atau berdampak buruk pada kulit berjerawat ?

Lalu jika kita tetap memakai scrub saat bruntusan apakah cara ini benar-benar efektif untuk mengobati jerawat pada wajah ?

Untuk mengetahui lebih jelas kita perlu mengetahui dahulu apa itu sebenarnya scrub.

Pengertian Scrub

Scrub dalam bahasa inggris memiliki arti “membuang” yang dalam dunia perawatan kulit itu artinya produk skincare yang bisa membantu untuk mengelupas kulit.

Produk scrub biasanya memiliki kandungan bahan yang bisa mempercepat pengangkatan sel kulit mati hanya dengan cara pengolesan pada permukaan kulit saja.

Saat di oleskan biasanya akan terasa butiran-butiran seperti pasir yang sebenarnya itu adalah beberapa bahan seperti kulit almond, tepung kernel aprikot, atau butiran lainnya.

Penggunaan scrub secara rutin dapat membuat kulit lebih cerah dan terasa halus karena sel-sel kulit mati telah tergantikan dengan sel kulit yang baru.

Apakah Wajah Bruntusan Boleh di Scrub?

Meskipun bisa menghaluskan dan mencerahkan kulit wajah, namun pada kulit bruntusan ternyata memakai scrub bukanlah cara yang efektif.

Penggunaan scrub saat sedang terkena jerawat bruntusan malah dapat memperparah kondisi kulit wajah. Hal ini dapat terjadi meskipun scrub dapat mengurangi komedo dan bisa membersihkan pori-pori kulit wajah yang tersumbat.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Wajah Bruntusan

Wajah berjerawat yang di scrub tetap tidak akan hilang secara efektif karena cara kerja scrub sebenarnya hanya berefek pada permukaan kulit saja.

Sedangkan bagian dalam kulit akan tetap kotor sebab scrub tidak mampu menembus kebagian dalam pori-pori tempat munculnya jerawat.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa penggunaan produk scrub pada kulit wajah yang bruntusan sangatlah tidak efektif.

Efek Kulit Bruntusan di Scrub

Apa jadinya jika kita tetap menggunakan scrub saat sedang terkena bruntusan jerawat pada wajah ?

Pastinya kulit wajah yang berjerawat itu akan semakin parah karena butiran kasarnya yang ada pada scrub.

Penggunaan Scrub memiliki efek kulit yang dapat menyebabkan peradangan atau inflamasi yang bisa membuat lebih banyak lagi jerawat.

Efek kulit bruntusan yang tetap di scrub akan menyebabkan iritasi dan kemerahan sehingga akan membuat breakout pada wajah.

Hal ini tentunya telah banyak dialami oleh pengguna scrub yang sedang terkena jerawat bruntusan. Meskipun demikian ada juga yang tetap memakai scrub meskipun sedang terkena bruntusan karena tidak memiliki efek yang berarti.

Kamu bisa coba sendiri karena banyaknya varian produk scrub yang beredar memiliki efek yang berbeda pula. Namun jika seandainya terjadi peradangan yang bisa membuat jerawat semakin parah, maka segera hentikan pemakaian scrub sampai jerawat bruntusan itu benar-benar hilang dari wajah.

Cara Merawat Wajah Bruntusan Tanpa Scrub

Menggunakan scrub saat sedang bruntusan memang sangat tidak direkomendasikan, karena itu kita perlu membersihkan wajah dengan produk pembersih khusus.

Carilah produk Eksfoliasi yang tidak memiliki kandungan butiran kasar seperti produk scrub agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit berjerawat.

Baca Juga: Perawatan Wajah Untuk Bruntusan

Dengan demikian kamu tetap bisa melakukan proses eksfoliasi seperti biasa agar sel-sel kulit mati bisa cepat berganti ke lapisan kulit yang baru.

Sebagai tips tambahan, pilihlah produk eksfoliator yang mengandung asam salisilat yang bisa mempercepat pengangkatan sel kulit mati.

Asam salisilat juga dapat berfungsi sebagai anti inflamasi atau bisa membantu untuk meredakan peradangan pada kulit wajah yang berjerawat.

Bentuk asam salisilat ini seperti bubuk kristal yang bisa larut ke minyak. Tidak seperti kebanyakan produk scrub, produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat tanpa butiran kasar ini mampu menembus untuk membersihkan pori-pori wajah.

Karena itulah asam salisilat sangat direkomendasikan dalam penggunaan perawatan kulit yang sedang bruntusan ataupun yang sedang berminyak.

Penggunaan Produk Untuk Kulit Berjerawat

Selain asam salisilat, beberapa kandungan yang terbukti ampuh untuk mengatasi kulit bruntusan yaitu benzoyl peroxide, dan gliserin.

Kedua senyawa ini mempunyai manfaat khusus untuk menangani wajah yang sedang berjerawat bruntusan.

Supaya bisa lebih efektif dan lebih cepat dalam menghilangkan bruntusan pada wajah, gunakanlah toner, serum, dan pelembab yang memang khusus untuk mengatasi kulit berjerawat.

Pastikan juga untuk menggunakan moisturizer dan suncreen secara rutin agar kulit bisa tetap terlindungi dari ancaman sinar UV dan radikal bebas.

Breakout Pada Wajah

Breakout pada wajah memang bisa terjadi akibat berbagai hal yang bisa membuat kulit mengalami iritasi serta munculnya jerawat.

Biasanya breakout dapat terjadi karena penggunaan skincare yang tidak cocok terhadap kulit wajah tertentu. Karena itulah kulit wajah setiap orang memerlukan perawatan yang berbeda-beda.

Ciri-ciri munculnya breakout yang paling umum yaitu kulit wajah menjadi merah dan disertai dengan munculnya banyak jerawat. Cara penanganannya pun berbeda-beda sesuai dengan penyebab dari breakout itu sendiri.

Penyebab Breakout

1. Salah Memilih Produk Skincare

Penyebab breakout yang paling umum yaitu karena penggunaan skincare yang tidak cocok. Mungkin saja teman atau sahabatmu cocok menggunakan skincare tersebut, namun ketika dicoba sendiri ternyata menyebabkan breakout.

Hal ini bisa terjadi karena jenis kulit wajahmu sudah pasti berbeda dengan kulit wajah orang lain.

2. Akibat Memakai Masker

Sejak pandemi covid-19 muncul, semua orang diwajibkan untuk memakai masker wajah agar bisa mengurangi penularan virus tersebut.

Namun banyak orang yang masih belum sadar bahwa penggunaan masker wajah ini ternyata dapat menjadi penyebab munculnya breakout pada wajah.

Baca Juga: Cara Agar Sering Pakai Masker Tidak Jerawatan

Coba anda rasakan sendiri beberapa jam setelah memakai masker apakah permukaan kulit wajah akan terasa lebih berminyak dan lengket ?

Hal ini bisa terjadi terutama pada penggunaan masker kain yang bisa menyebabkan terperangkap nya keringat dan bakteri pada penutup wajah dalam waktu yang lama. Kondisi ini akan membuat bakteri merugikan pada permukaan kulit wajah yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

3. Karena Stres

Stes yang tinggi ternyata juga bisa menjadi penyebab utama breakout pada wajah. Jika kulit wajah anda muncul jerawat bisa jadi itu karena akibat dari stres.

Saat seseorang mengalami stres, dalam tubuh nya akan memproduksi hormon stres yang bernama kortisol. Hormon ini mampu mendorong minyak ke permukaan kulit yang nantinya bisa menyumbat pori-pori wajah.

Jika sudah tersumbat tentunya jerawat akan muncul pada wajah yang akhirnya menjadi breakout. Karena itulah anda sebaiknya mulai belajar untuk mengelola stres dengan baik agar tidak menyebabkan breakout dan efek negatif lainnya.

4. Kurang Tidur

Jangan pernah anggap remeh waktu tidur, karena ini sangat berdampak pada kesehatan jangka panjang. Kurang tidur dapat menyebabkan breakout pada wajah karena produksi hormon kortisol yang meningkat.

Waktu tidur yang cukup untuk orang dewasa pada umumnya membutuhkan sekitar 7 hingga 8 jam setiap harinya. Saat tidur, tubuh kita akan bekerja untuk membuang racun dan membuang sel-sel kulit mati.

Tanpa mendapat waktu tidur yang cukup, tubuh tidak akan bisa melakukan regenerasi kulit sel yang baru dengan sempurna. Karena itulah orang yang selalu mendapat tidur cukup dan teratur setiap harinya dapat memiliki kulit lebih segar dan bercahaya.

5. Kebersihan Tempat Tidur

Selain harus mendapat waktu tidur yang cukup setiap harinya agar kulit bisa terawat dengan baik, kebersihan tempat tidur juga sangat berpengaruh pada kesehatan kulit.

Bersihkan tempat tidur secara berkala agar pada permukaan kasur, guling dan bantal bisa terbebas dari debu dan kuman.

Jika kamu tidak rajin membersihkan tempat tidur maka setiap kotoran yang ada pada wajah akan menumpuk ke tempat tidur yang akan menyebabkan tumbuhnya bakteri di tempat tidur.

Kotoran pada bantal dan guling yang menempel pada kulit wajah akan menyebabkan iritasi dan timbulnya jerawat.

Lama Proses Breakout

Mungkin masih banyak yang mengira kalau kondisi breakout dan purging adalah hal yang sama. Namun pada kenyataannya kedua kondisi tersebut sangatlah berbeda dan bisa anda lihat dari lama prosesnya.

Lama proses purging pada setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari penyebabnya dan biasanya berkisar antara 1 bulan hingga 1,5 bulan. Dan setelah melewati fase itu biasanya keadaan kulit akan membaik yang disertai dengan hilangnya jerawat secara bertahap.

Berbeda dari purging, jika anda mengalami breakout maka selama penyebabnya belum dihentikan maka proses breakout bisa terus terjadi.

Jika dalam waktu 1 bulanan kondisi kulit wajah masih belum ada tanda-tanda perbaikan atau justru malah tambah memburuk.

Sudah pasti kulit wajah anda akan mengalami breakout dan untuk menghentikannya bisa dengan mengganti produk skincare ke produk yang baru.

Kandungan Yang Menyebabkan Breakout

Untuk bisa menghindari terjadinya breakout pada wajah tentunya kita harus mengetahui berbagai kandungan yang ada pada produk skincare.

Baca Juga: Kandungan Skincare yang Aman Untuk Ibu Hamil

Saat ingin menggunakan produk skincare, selain melihat merk, tentunya kita juga harus melihat kandungan apa saja yang ada dalam produk tersebut.

Terlebih jika jenis kulit wajahmu termasuk golongan yang berminyak dan sangat sensitif dengan bahan-bahan aktif sehingga nanti bisa menyebabkan jerawat.

Salah satu kandungan yang dapat menyebabkan breakout pada wajah adalah kandungan minyak mineral yang ada pada produk-produk skincare.

Minyak mineral ini dapat menyebabkan pori-pori pada kulit wajah menjadi tersumbat karena sifatnya yang terlalu lembab. Hal ini kemudian akan menyebabkan komedo hingga munculnya jerawat.

Selain kandungan minyak mineral, minyak kelapa yang terkandung pada produk skincare juga bisa menyebabkan tersumbat nya pori-pori wajah.

Produk skincare yang mengandung Sodium Lauryl Sulfate atau SLS juga bisa membuat kulit wajah menjadi iritasi dan kemudian breakout.

Tingginya Stress Salah Satu Penyebab Jerawat Pada Wanita

Bagi seorang wanita hadirnya jerawat di kulit wajah bisa menjadi masalah yang serius dan menurunkan kepercayaan diri. Bagaimanapun kulit merupakan bagian yang sangat penting bagi kaum hawa dan harus selalu terlihat sempurna.

Walaupun biasanya jerawat lebih sering muncul pada remaja putri usia belasan namun faktanya masih banyak wanita dewasa di atas 20 tahun yang mengalaminya. Penyebab jerawat pada wanita bisa dipengaruhi psikologis. Contohnya tingginya tingkat stres.

Stress Menyebabkan Jerawat Pada Wanita

Faktor peningkatan stres berhubungan dengan peningkatan keparahan jerawat, Terutama akibat panas dan kelembaban udara. Pengaruh dari panas dan tingkat kelembaban dapat membuat bakteri berkembang sehingga jerawat makin meradang. Kondisi ini yang bisa memicu jerawat ringan hingga berat.

Berdasarkan infografis diatas maka bisa disimpulkan memang ada kaitan antara tingkat stres yang dialami wanita dengan munculnya jerawat di wajah. Kondisi tersebut diperburuk oleh faktor cuaca panas & tingkat kelembapan udara yang bisa mengakibatkan bakteri penyebab jerawat berkembang dan meningkatkan peradangan.

Metodologi

Mengutip berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal “Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology”. Penelitian dilakukan di fakultas kedokteran Universitas King Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi.

Melibatkan responden wanita sebanyak 144 berusia 22 hingga 24 tahun. Mereka diminta mengisi kuisioner yang akan digunakan untuk meneliti seberapa besar tingkat stres dan hubungannya dengan keparahan jerawat yang dialaminya.

Efektifkah Menghilangkan Bruntusan dengan Retinoic Acid?

Kulit yang mulus dan cerah menjadi impian semua orang, baik pria maupun wanita. Kulit yang mulus ini bisa membuat kepercayaan diri meningkat. Sayangnya ada beberapa hal yang membuat kulit ini menjadi tidak mulus seperti bekas jerawat, komedo dan salah satunya adalah bruntusan.

Bruntusan sudah tidak asing karena hampir semua orang pernah mengalaminya. Bruntusan ini sering muncul di dahi dan juga di pipi. Tanda bruntusan adalah saat kamu memegang dahimu, kamu merasakan ada butiran pasir kecil-kecil yang mengganggu. Supaya tidak bertambah parah kamu bisa mengatasi bruntusan ini dengan retinoic acid.

Apa Sih Retinoic Acid Itu?

Sebelum kamu tahu seberapa efektifkah menghilangkan bruntusan dengan retinoic acid ini ada baiknya jika kamu tahu apa itu retinoic acid. Hal ini supaya tidak salah mengira dan menyamakan retinoic acid ini dengan retinol. Kedua senyawa ini memang banyak digunakan di dalam skincare namun memiliki fungsi dan khasiat yang berbeda.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah, Simple!

Retinoic acid merupakan kelompok turunan vitamin A ini sering dijadikan sebagai kandungan dalam produk perawatan kulit atau skin care. Yang menjadi perbedaan retinoic acid dan retinol adalah konsentrasinya. Retinoic acid memiliki kadar konsentrasi yang lebih tinggi dan retinol lebih rendah. Hal tersebut membuat hasil penggunaan retinoic acid ini lebih cepat dibandingkan dengan retinol.

Seberapa Efektif untuk Bruntusan?

Banyak yang bertanya seberapa efektifkah menghilangkan bruntusan dengan retinoic acid tersebut? Pada dasarnya retinoic acid memiliki manfaat yang besar untuk menghilangkan jerawat sehingga bruntusan pun pasti efektif untuk diatasi dengan retinoic acid ini. Obat atau senyawa ini juga sangat efektif untuk mengatasi komedo sehingga bruntusan maupun jerawat pasir sangat efektif diatasi dengan senyawa satu ini.

Cara Kerja Retinoic Acid dalam Menghilangkan Bruntusan

Retinoic acid ini harus dengan resep dokter berbeda dengan retinol yang bisa kamu dapatkan secara bebas di pasaran. Efektifitas dari retinoic acid dalam menghilangkan bruntusan ini bisa terlihat dari cara kerjanya. Retinoic acid ini bisa mencegah penyumbatan sebum, sel kulit mati dan juga mencegah infeksi bakteri di pori-pori kulit.

Baca Juga: Manfaatnya Retinoic Acid untuk Wajah

Tidak hanya itu saja, retinoic acid ini mampu membuka pori-pori kulit sehingga rangkaian skin care yang kamu gunakan ini bisa meresap secara maksimal ke dalam pori-pori kulit. Jika kamu merasa selama ini hasil treatment untuk jerawat maupun masalah kulit kamu belum maksimal maka tambahkanlah menggunakan retinoic acid ini di akhir treatment kamu.

Pori-pori kulit atau wajah ini memiliki peranan yang penting dalam kecantikan dan kesehatan kulit sehingga kesuksesan treatment yang kamu lakukan ini tergantung dengan pori-pori kulit kamu. Misalnya pori-pori kulit kamu tersumbat, maka zat lain yang kamu oleskan ke kulit kamu tidak akan meresap maksimal.

Cara Menghilangkan Bruntusan dengan Retinoic Acid

Efektifitas menghilangkan bruntusan dengan retinoic acid ini bisa ditingkatkan jika kamu tahu bagaimana cara mengaplikasikannya yang baik dan benar. Karena tidak bisa didapatkan dengan asal atau sembarangan maka penggunaan dari retinoic acid ini pun tidak bisa sembarangan.  Berikut ini adalah cara aman menggunakan retinoic acid yang wajib kamu tahu:

  1. Bersihkan Wajah Terlebih Dahulu

Agar efektif, penggunaan retinoic acid harus diaplikasikan pada wajah yang sudah dibersihkan. Jangan mengaplikasikan di wajah dan kulit yang kotor karena hasilnya tidak akan maksimal.

  • Lakukan Bertahap

Cara aman untuk menggunakan retinoic acid ini adalah dilakukan bertahap. Terutama saat awal pemakaian dimana efek samping pada awal pemakaian ini kamu akan merasakan kulit kemerahan, kulit kering dan juga mengelupas.

  • Pakai Pada Malam Hari

Kamu bisa memakainya saat malam hari karena senyawa ini begitu sensitif dengan sinar matahari. Hal inilah yang menyebabkan senyawa ini hanya bisa digunakan saat malam hari.  Jika kamu merasakan kulit wajah kering dan mengelupas kamu bisa mengoleskan pelembab.

  • Tidak Bisa Dicampur AHA dan Benzoil Peroksida

Hal yang perlu diketahui saat menggunakan retinoic acid adalah tidak bisa dicampur dengan AHA dan juga benzoil peroksida. Berhati-hati lah jika kamu menggunakan skincare berlapis.

Atasi Bruntusan dengan mySkin

Jika kamu merasakan bruntusan yang membandel dan tidak mudah hilang, gunakanlah cream dari mySkin. Cream ini mengandung retinoic acid yang mana sangat bagus untuk kesehatan dan kecantikan kulit kamu. Kulit kamu akan di diagnosa terlebih dahulu sehingga akan mendapatkan cream sesuai kebutuhan kulitmu. Dosis retinoic acid pun disesuaikan dengan keadaan kulit, semakin parah masalah kulitmu maka semakin tinggi dosis retinoic acid yang disarankan begitupun sebaliknya.

Kini kamu sudah tahu seberapa efektifkah menghilangkan bruntusan dengan retinoic acid ini, kamu yang bermasalah dengan bruntusan bisa menjadikan cream dari mySkin ini sebagai solusi yang tepat, kandungan retinoic acid didalamnya membuat kulitmu menjadi lebih mulus, terbebas dari bruntusan dan berbagai macam masalah kulit lainnya, gunakan cream mySkin sekarang juga dan rasakan manfaatnya!

Baca Terlebih Dahulu Sebelum Mencoba Obat Resep

Halo semuanya! Terima kasih sudah memilih mySkin.

Jerawat adalah masalah serius bagi jutaan orang, termasuk diri kita sendiri. Namun, ada banyak pengetahuan yang beredar tentang jerawat. Mengingat hal ini, kami merasa perlu untuk membagikan beberapa fakta dan saran. Silakan baca sebelum memutuskan untuk mencoba layanan kami (atau layanan jerawat lainnya)! Hanya perlu waktu 8-10 menit untuk membaca, tapi kami berjanji itu bermanfaat!

4 Hal yang kamu harus tahu tentang jerawat (dari setiap bagian)

1. Jerawat (dari setiap bagian) disebabkan oleh beberapa hal. Ada  yang dapat dikendalikan, seperti perawatan rutin apa yang digunakan dan gaya hidup sehat seperti apa (Contoh: Tingkat stres, ketidakseimbangan hormon). Hal-hal lain yang tidak dapat dikendalikan, seperti faktor genetika  (Bayangkan jika teman Anda  yang tidak pernah mencuci muka tetapi memiliki kulit yang sempurna! Sangat tidak adil!).

2. Alasan Jerawat tidak terkendali ini adalah mengapa kebanyakan orang berjerawat bisa berlangsung rata-rata sekitar 6-10 tahun. Bukan karena jerawat hilang selama beberapa minggu / bulan berarti jerawat kalian tidak akan muncul kembali.

3. Jerawat tidak hanya pada remaja Faktanya, ± 50% orang dewasa berusia 21-30, dan  ± 25% berusia 31-35 tahun terus memiliki jerawat! Sangat disayangkan, 5-7% orang yang memiliki jerawat mengalami kurang percaya diri

4. Jerawat dapat menyebabkan kerusakan kulit permanen yang terlihat (bekas jerawat, perubahan warna kulit, pori-pori membesar) bahkan jika Anda tidak menekan / menyentuh jerawat Anda.

Bagaimana Kita Memecahkan Masalah Ini? Obat Resep atau Obat Bebas?

Untuk mengatasi masalah jangka panjang ini, Anda mungkin perlu beberapa hal. Untuk saat ini, mari kita fokus pada produk / obat apa yang dapat digunakan: Obat resep atau Obat Bebas?
               Obat-obatan resep terbukti secara ilmiah paling efektif untuk mencegah jerawat tumbuh. Bahkan, Obat Resep sering kali ini menjadi satu-satunya hal yang dapat mencegah jerawat tumbuh. Ada berbagai cara agar obat resep yang umum bekerja seperti pencegahan pertumbuhan bakteri, pengurangan produksi sebum (minyak) yang biasanya menyebabkan pori-pori tersumbat, dan perbaikan dalam pertumbuhan / kesehatan kulit.
               Sebaliknya, Obat Bebas (contoh: Asam salisilat, retinol) membantu Anda mengurangi munculnya jerawat lebih cepat (Contoh: Ukuran jerawat, kulit memerah), meningkatkan pertumbuhan kulit yang sehat, dan lain-lain. Tetapi mereka TIDAK efektif dalam mencegah pertumbuhan jerawat.
Karena itu, Anda mungkin memerlukan obat resep untuk mengatasi masalah jerawat secara efektif.

Apalagi Yang Kita Harus Ketahui Tentang Obat Resep?

Ada 3 hal penting yang perlu diketahui tentang obat resep

  1. Ini bukan penyembuhan yang cepat. Sebagian besar obat resep membantu mengurangi terjadinya masalah kulit kalian, tetapi mereka tidak sepenuhnya menyembuhkan (kecuali jika Anda menggunakan isotretinoin, biasa digunakan untuk pengguna jerawat parah)
  2. Ini adalah penyembuhan jangka panjang. Jerawat Anda dapat muncul lagi jika Anda berhenti menggunakan obat resep karena masih ada faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti faktor genetika Anda. Tapi kapan bisa berhenti menggunakan obat? Dokter kami akan memberi Anda beberapa pedoman tentang kapan Anda dapat dengan aman mencoba berhenti menggunakan obat-obatan (Contoh: Jika Anda sudah tidak memiliki jerawat setelah lebih dari 6 bulan).
  3. Rencana perawatan membutuhkan penyesuaian. Obat-obatan perlu terus-menerus disesuaikan bersamaan dengan perkembangan kondisi kulit Anda yang semakin membaik. Kami tidak ingin terus memberi Anda obat dosis tinggi jika jerawat Anda telah membaik – mengapa harus berusaha keras untuk sesuatu hal yang mudah?

Sebagai penyedia obat resep dan juga pernah menjadi penderita jerawat, misi kami adalah hanya melayani orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuan kami – kami tidak ingin menjual kepada Anda layanan dan produk kami jika kami yakin Anda tidak membutuhkannya.

Baiklah, Saya sudah memutuskan untuk mencoba obat resep. Kapan saya bisa melihat hasilnya?

Anda biasanya akan mulai melihat hasil yang tepat dalam 2-3 bulan, tetapi kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter kami kapan waktu yang tepat untuk berhenti mengunakan obat resep ketika sudah ada perkembangan pada kondisi kulit Anda.

  • Apa efek ada samping yang dapat saya lihat?

Efek samping dari obat jerawat resep seperti kulit kering, kulit berkelupas, dan kulit merah. Semua hal ini dapat diminimalkan / dicegah dengan:

  1. Menggunakan formula bahan resep yang tepat. Ini membutuhkan info lengkap tentang Anda- melalui survei panjang kami
  2. Cepat menyesuaikan obat jika efek sampingnya dianggap terlalu ekstrim, maka perlu untuk terus-menerus menyesuaikan rencana perawatan
  3. Menggunakan set produk perawatan kulit yang tepat, itulah sebabnya kami memberi Anda saran tentang produk perawatan kulit apa yang akan digunakan

Dalam beberapa kasus, Anda juga mungkin masih memiliki jerawat setelah menggunakan obat selama 2-4 minggu. Jangan khawatir, ini yang akan diharapkan – bayangkan ini sebagai lapisan tertua kulit Anda akhirnya mencapai permukaan dan menghilangkan semua kotoran.

  • Apa yang kami ingin kalian ketahui
  • ANDA TIDAK SENDIRI: Ratusan juta orang berjuang melawan jerawat dan memiliki masalah kepercayaan diri.
  • INI BISA DIATASI: Menggunakan rencana yang tepat dan obat resep, Anda dapat secara signifikan mengurangi terjadinya jerawat (Perlu diingat: Ini BUTUH waktu!)
  • KAMI DI SINI UNTUK MENJADI TEMAN ANDA YANG JUJUR : Sebagai orang yang berjerawat, kami menginginkan yang terbaik untuk orang lain yang juga memiliki jerawat. Jika Anda tidak membutuhkan obat, kami tidak akan menawarkannya. Jika Anda membutuhkan obat kami, tujuan kami adalah memastikan Anda tidak lagi membutuhkan obat kami di kemudian hari

Seperti biasa, jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami di

WhatsApp: + 62-857-7271-9199.
Dengan cinta,

The mySkin Indonesia Team😊

× Bicara dengan produk spesialis